Malang | koranbangsa.com – Mahasiswa KKN-T Universitas Al Qolam Malang resmi memulai pengabdian masyarakat melalui program Desa Maslahah pada Rabu (6/5). Kegiatan yang berlangsung khidmat ini menitikberatkan pada kolaborasi serta pemberdayaan warga Nahdlatul Ulama (NU).”
Acara serah terima dihadiri oleh berbagai unsur masyarakat, mulai dari perangkat desa, tokoh masyarakat, perwakilan Ansor NU, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), hingga seluruh mahasiswa peserta KKN-T. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan adanya dukungan dan antusiasme masyarakat terhadap program pengabdian yang akan dijalankan selama beberapa waktu ke depan di Desa Pait.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara (MC) yang menyampaikan salam pembuka sekaligus memperkenalkan susunan acara kepada seluruh tamu undangan. Suasana hangat dan penuh kekeluargaan tampak sejak awal acara berlangsung.
Selanjutnya, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya. Momen tersebut berlangsung dengan penuh semangat nasionalisme dan kebersamaan, mencerminkan tekad mahasiswa dan masyarakat untuk bersama-sama membangun desa melalui kegiatan yang bermanfaat.
Pada sesi sambutan, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) mewakili pihak Universitas Al-Qolam Malang menyampaikan bahwa kegiatan KKN-T bukan hanya sekadar program akademik, tetapi juga sarana pembelajaran sosial bagi mahasiswa agar mampu hadir dan berkontribusi langsung di tengah masyarakat. Ia berharap mahasiswa dapat menjadi Generation of Change atau agen perubahan yang membawa dampak positif bagi lingkungan sekitar.
“Mahasiswa diharapkan mampu belajar langsung dari masyarakat sekaligus memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang bermanfaat bagi Desa Pait,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Desa Pait menyambut baik kedatangan mahasiswa KKN-T Universitas Al-Qolam Malang. Ia menilai kehadiran mahasiswa dapat menjadi mitra masyarakat dalam mengembangkan berbagai program sosial, pendidikan, keagamaan, hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat desa.
“Kami menyambut dengan terbuka dan berharap mahasiswa dapat berkolaborasi bersama masyarakat dalam berbagai kegiatan sosial, maupun pemberdayaan. Saya juga mengucapkan selamat datang di Desa Pait,” ungkap Kepala Desa Pait dalam sambutannya.
Dukungan juga datang dari perwakilan Ansor NU yang turut hadir dalam kegiatan tersebut. Mereka menilai program KKN-T menjadi momentum penting untuk mempererat semangat gotong royong dan meningkatkan kepedulian sosial di tengah masyarakat. Kehadiran mahasiswa diharapkan mampu menjadi energi baru dalam mendukung berbagai kegiatan kemasyarakatan dan keagamaan yang telah berjalan di Desa Pait.
Melalui kegiatan KKN-T ini, mahasiswa Universitas Al-Qolam Malang akan melaksanakan berbagai program pengabdian yang berfokus pada pemberdayaan masyarakat, penguatan nilai-nilai ke-NU-an, pendidikan, serta pengembangan potensi desa. Konsep Desa Maslahah yang diusung menjadi landasan utama dalam membangun kerja sama antara mahasiswa dan masyarakat demi menciptakan kemanfaatan bersama.
Acara serah terima kemudian ditutup dengan doa bersama sebagai bentuk harapan agar seluruh rangkaian program KKN-T dapat berjalan lancar, memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Pait, serta menjadi pengalaman berharga bagi mahasiswa dalam mengembangkan kemampuan sosial dan pengabdian kepada masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan sesi foto bersama antara mahasiswa KKN-T, perangkat desa, tokoh masyarakat, Ansor NU, dan seluruh tamu undangan. Foto bersama tersebut menjadi simbol kebersamaan sekaligus penanda dimulainya kolaborasi antara mahasiswa dan masyarakat Desa Pait selama masa pengabdian berlangsung.












