Probolinggo — Gebyar Maulid Nabi Muhammad SAW sekaligus pengukuhan Remaja Masjid (Remas) Darul Istiqomah, Desa Manggisan, Kecamatan Sumberduren, Kabupaten Probolinggo, sukses digelar pada Kamis, 10 September 2026.
Kegiatan tersebut berlangsung khidmat dan meriah dengan dihadiri sejumlah tokoh agama, pengurus takmir masjid, remaja masjid, serta masyarakat setempat. Momentum Maulid Nabi tidak hanya menjadi ajang memperingati kelahiran Rasulullah SAW, tetapi juga menjadi ruang untuk memperkuat kebersamaan dan peran generasi muda dalam memakmurkan masjid.
Majelis Pembina, Kyai Rosyidul Mulyadi, dalam sambutannya mengingatkan pentingnya keberadaan masjid dalam kehidupan umat Islam. Ia mencontohkan bahwa ketika Nabi Muhammad SAW melakukan hijrah ke Madinah, salah satu hal pertama yang dibangun adalah masjid.
“Ketika Nabi Muhammad SAW hijrah ke Madinah, yang pertama kali dibangun adalah masjid. Oleh karena itu, memakmurkan masjid merupakan tanggung jawab kita semua sebagai kaum Muslimin,” ujarnya.
Menurutnya, masjid tidak semestinya hanya menjadi tempat untuk melaksanakan ibadah salat, tetapi juga harus menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, pembinaan generasi muda, serta tempat mempererat persaudaraan masyarakat.
Sementara itu, Takmir Masjid Darul Istiqomah, Bapak Suparman dan Bapak Ahmad Shodiq, bersama Ketua Takmir, Ustaz Syamsul Hadi, menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh elemen masyarakat yang telah memberikan dukungan terhadap terselenggaranya kegiatan tersebut.
“Terima kasih kepada seluruh masyarakat dan semua pihak yang telah mendukung kegiatan ini. Alhamdulillah, berkat kebersamaan dan gotong royong, acara dapat berjalan dengan lancar dan sukses,” ungkapnya.
Puncak kegiatan juga ditandai dengan penandatanganan surat pengukuhan Remaja Masjid Darul Istiqomah oleh Ketua Remas, Ustaz Muzammil, bersama Tohar.
Pengukuhan tersebut menjadi langkah penting dalam memberikan ruang kepada generasi muda untuk mengambil peran lebih besar dalam kegiatan kemasjidan. Remaja masjid diharapkan tidak hanya aktif dalam kegiatan seremonial, tetapi mampu menjadi motor penggerak kegiatan keagamaan, sosial, pendidikan, dan kepemudaan di lingkungan Desa Manggisan.
Dengan adanya kepengurusan Remas yang resmi, Masjid Darul Istiqomah diharapkan semakin hidup dengan berbagai kegiatan positif dan mampu melahirkan generasi muda yang religius, aktif, serta peduli terhadap lingkungan dan masyarakat.
“Memakmurkan masjid bukan hanya dengan memenuhi saf ketika salat, tetapi juga dengan menghadirkan generasi yang tumbuh, belajar, berkarya, dan berkhidmat dari masjid.”












