Berita  

Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Gus Ali Tekankan Peran Guru TPQ dan Madrasah Diniyah sebagai Penjaga Nilai Kebangsaan

Batu | Koranbangsa.com — Penguatan wawasan kebangsaan tidak cukup hanya dilakukan melalui pendidikan formal di sekolah. Nilai-nilai kebangsaan juga perlu ditanamkan sejak dini melalui lembaga pendidikan keagamaan yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.

Hal tersebut menjadi salah satu pokok bahasan dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang digelar Anggota Fraksi PKB DPR RI H. Ali Ahmad, S.H. atau Gus Ali, di Aula KBIH Al-Ikhlas, Kota Batu, Selasa pagi (15/9/2026).

Kegiatan tersebut diikuti para guru Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) se-Kota Batu. Kehadiran para pendidik keagamaan ini dinilai memiliki posisi strategis karena TPQ dan madrasah diniyah tidak hanya menjadi ruang pembelajaran keagamaan, tetapi juga menjadi tempat pembentukan karakter dan kepribadian generasi muda.

Gus Ali mengatakan, Empat Pilar Kebangsaan—Pancasila, UUD Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Bhinneka Tunggal Ika—harus dipahami sebagai fondasi kehidupan bersama yang perlu diperkenalkan secara kontekstual kepada generasi sejak usia dini.

“Guru TPQ dan madrasah diniyah memiliki peran yang sangat penting dalam membentuk karakter anak-anak. Pendidikan agama yang diberikan sejak dini harus berjalan beriringan dengan pendidikan kebangsaan, sehingga anak-anak kita tumbuh menjadi generasi yang religius sekaligus memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negara,” ujar Gus Ali.

Menurutnya, tantangan kebangsaan saat ini semakin kompleks. Generasi muda tidak hanya menghadapi perubahan sosial di lingkungan sekitarnya, tetapi juga derasnya arus informasi melalui media digital. Kondisi tersebut menuntut adanya penguatan fondasi keagamaan, moral, dan kebangsaan secara bersamaan.

Dalam konteks tersebut, Gus Ali menilai guru TPQ dan madrasah diniyah memiliki posisi yang sangat strategis sebagai bagian dari ekosistem pendidikan masyarakat.

“Guru TPQ bukan sekadar mengajarkan membaca Al-Qur’an. Di sana ada proses membangun akhlak, kedisiplinan, toleransi, penghormatan kepada orang tua dan guru, serta kecintaan terhadap sesama. Nilai-nilai tersebut sesungguhnya merupakan bagian penting dari pembangunan karakter kebangsaan,” tegasnya.

Politisi PKB tersebut juga mengingatkan agar pendidikan agama tidak diposisikan secara terpisah dari agenda kebangsaan. Menurutnya, nilai-nilai keislaman yang moderat dan berorientasi pada kemaslahatan masyarakat justru memiliki relevansi kuat dengan semangat Pancasila dan kehidupan berbangsa dalam bingkai NKRI.

Ia mencontohkan nilai gotong royong, musyawarah, keadilan, persaudaraan, penghormatan terhadap perbedaan, serta kepedulian sosial sebagai nilai yang dapat terus ditanamkan melalui aktivitas pendidikan TPQ dan madrasah diniyah.

“Kalau nilai-nilai tersebut ditanamkan sejak kecil, kita tidak perlu khawatir terhadap masa depan bangsa. Anak-anak kita akan memiliki identitas keislaman yang kuat, tetapi pada saat yang sama memahami bahwa Indonesia adalah rumah bersama yang harus dijaga,” katanya.

Gus Ali menambahkan, keberadaan TPQ dan madrasah diniyah merupakan bagian penting dari kekuatan sosial-keagamaan masyarakat. Karena itu, perhatian terhadap para guru dan lembaga pendidikan keagamaan tidak semata-mata berkaitan dengan aspek pendidikan agama, tetapi juga investasi jangka panjang dalam membangun sumber daya manusia dan ketahanan sosial bangsa.

Ia berharap para guru TPQ di Kota Batu dapat terus menjadi teladan bagi peserta didik sekaligus menjadi agen penguatan moderasi beragama dan wawasan kebangsaan di lingkungan masing-masing.

“Bangsa ini membutuhkan generasi yang cerdas, berkarakter, religius, mencintai Indonesia, dan mampu hidup di tengah perbedaan. Untuk mewujudkan itu, pendidikan harus dimulai dari lingkungan terdekat anak. Guru TPQ dan madrasah diniyah berada pada posisi yang sangat penting dalam proses tersebut,” pungkas Gus Ali.

Melalui Sosialisasi Empat Pilar ini, Gus Ali menegaskan komitmennya untuk terus membawa agenda kebangsaan lebih dekat dengan masyarakat. Menurutnya, penguatan Empat Pilar bukan sekadar agenda seremonial, melainkan proses pendidikan publik untuk memastikan nilai-nilai dasar kehidupan berbangsa tetap hidup dan diwariskan kepada generasi berikutnya. (Vani)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam