Malang | Koranbangsa.com — Pengurus Cabang (Pengcab) Hapkido Indonesia Kabupaten Malang resmi menggelar Musyawarah Cabang Luar Biasa (Muscablub) untuk masa bakti 2026–2028 pada Sabtu (25/7/2026) di Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang. Forum musyawarah tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus menyusun arah kebijakan pembinaan olahraga Hapkido di Kabupaten Malang.
Muscablub sebagai forum pengambilan keputusan tertinggi di tingkat cabang menghasilkan keputusan penting berupa penetapan Husnul Hakim Sadad sebagai Ketua Pengcab Hapkido Indonesia Kabupaten Malang melalui mekanisme aklamasi. Keputusan tersebut mencerminkan adanya konsensus seluruh pemegang hak suara yang memberikan mandat kepada Husnul untuk memimpin organisasi selama periode kepengurusan dua tahun ke depan.
Pelaksanaan Muscablub turut dihadiri sejumlah pemangku kepentingan olahraga, di antaranya Wakil Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Malang, Suwadji, serta Wakil Ketua II Bidang Pembinaan Prestasi Pengurus Provinsi (Pengprov) Hapkido Jawa Timur, Hamzah Hajju. Kehadiran unsur KONI dan Pengprov menunjukkan pentingnya proses konsolidasi organisasi sebagai bagian dari penguatan sistem pembinaan olahraga prestasi di daerah.
Dalam sambutannya, Hamzah Hajju menyampaikan arahan yang merupakan mandat dari Ketua Pengprov Hapkido Jawa Timur, Ivan Risvianto. Ia menegaskan bahwa kepengurusan baru di Kabupaten Malang diharapkan segera melakukan percepatan konsolidasi organisasi agar mampu menjalankan program pembinaan secara efektif.
“Sesuai amanah Ketua Pengprov, Pengcab Kabupaten Malang harus bergerak cepat. Kami memberikan waktu kurang lebih 14 hari kerja untuk segera melengkapi struktur kepengurusan, serta mulai menyiapkan perangkat atlet dan wasit,” tegas Hamzah.
Arahan tersebut menunjukkan bahwa keberhasilan organisasi olahraga tidak hanya ditentukan oleh proses regenerasi kepemimpinan, tetapi juga oleh kecepatan dalam membangun struktur kelembagaan yang solid serta menyiapkan perangkat pendukung pembinaan prestasi secara komprehensif.
Menanggapi mandat tersebut, Ketua Pengcab Hapkido Kabupaten Malang terpilih, Husnul Hakim Sadad, menyatakan komitmennya untuk segera melaksanakan agenda konsolidasi internal. Menurutnya, penyelesaian struktur organisasi menjadi langkah awal sebelum menjalankan program pembinaan atlet secara berkelanjutan.
“Kami bersiap untuk segera melengkapi susunan kepengurusan dalam tenggat waktu yang diberikan,” ujar Husnul.
Lebih lanjut, Husnul menegaskan bahwa fokus strategis kepengurusan baru adalah melakukan identifikasi dan pembinaan atlet-atlet potensial di Kabupaten Malang sebagai bagian dari persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027 yang akan berlangsung di Surabaya.
“Target utama kami adalah langsung melakukan penjaringan atlet potensial guna menyongsong gelaran Porprov 2027 yang akan dilaksanakan di Surabaya,” lanjutnya.
Terpilihnya kepengurusan baru diharapkan menjadi titik awal penguatan organisasi Hapkido Kabupaten Malang, baik dari aspek tata kelola kelembagaan maupun pembinaan prestasi. Dengan dukungan seluruh pemangku kepentingan serta komitmen terhadap pengembangan sumber daya atlet, Pengcab Hapkido Kabupaten Malang optimistis mampu meningkatkan daya saing dan memberikan kontribusi prestasi yang signifikan pada ajang Porprov Jawa Timur 2027. (*)












