Malang | koranbangsa.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 3 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang turut berpartisipasi dalam kegiatan Dapur Sehat yang diselenggarakan oleh Kader Sub Dusun Arjomulyo, Desa Bangelan pada Rabu, 05 Agustus 2026. Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Dusun Arjomulyo Desa Bangelan.
Program Dapur Sehat merupakan kegiatan rutin yang dilaksanakan setiap satu bulan sekali sebagai upaya peningkatan status gizi balita yang memiliki berat badan di bawah standar. Sasaran utama program ini adalah balita yang membutuhkan tambahan asupan gizi agar pertumbuhan dan perkembangannya tubuh balita optimal.
Khusus di wilayah Dusun Arjomulyo sendiri tercatat terdapat 10 balita yang masuk dalam kategori memiliki berat badan kurang. Namun, pada pelaksanaan kegiatan kali ini hanya 8 balita yang hadir bersama orang tua atau wali mereka untuk mengikuti kegiatan dan menerima makanan bergizi yang telah disiapkan oleh para kader Sub.
Menu yang disajikan merupakan olahan makanan bergizi berupa nasi yang dicampur dengan daun singkong, jagung, dan daging ayam. Seluruh bahan tersebut kemudian dibalut menggunakan telur pada bagian atas dan bawah sehingga menyerupai bentuk burger. Setiap balita memperoleh tiga porsi makanan sebagai tambahan asupan gizi.
Dalam kegiatan ini mahasiswa KKN-T Kelompok 3 UNIRA Malang ditugaskan untuk membantu menyiapkan makanan yang akan diberikan kepada balita yang hadir. Selain membantu proses penyajian makanan, mahasiswa KKN-T Kelompok 3 UNIRA Malang juga berpartisipasi dalam mendukung kelancaran kegiatan bersama kader Sub. Kehadiran mahasiswa diharapkan dapat mempererat kerja sama antara perguruan tinggi dan masyarakat dalam mendukung program kesehatan dan juga untuk menggugah rasa sadar pentingnya gizi untuk pertumbuhan balita.
Balita yang hadir dalam acara Dapur Sehat juga terlihat sangat menikmati makanan yang disajikan oleh Ibu-ibu kader Sub. Selain itu, Respon dari orang tua balita yang hadir sangat positif. Mereka menyampaikan bahwa menu yang disediakan memiliki cita rasa yang enak sehingga mudah diterima oleh balita. Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa inovasi menu makanan bergizi dapat meningkatkan minat makan balita sekaligus mendukung upaya pencegahan masalah gizi.
Melalui kegiatan Dapur Sehat ini, diharapkan status gizi balita di Dusun Arjomulyo dapat terus mengalami peningkatan. Sinergi antara kader Sub, pemerintah desa, serta mahasiswa KKN-T kelompok 3 UNIRA Malang menjadi wujud nyata kepedulian bersama dalam menciptakan generasi yang lebih sehat, kuat, dan berkualitas.












