Malang | koranbangsa.com – Dusun Arjomulyo, Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, memiliki beragam potensi yang tidak hanya terbatas pada Tanaka Waterfall. Untuk memperkenalkan berbagai potensi tersebut kepada wisatawan, mahasiswa KKN-T Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang Kelompok 3 Desa Bangelan membuat infografis Dusun Arjomulyo sebagai salah satu program kerja yang bertujuan memberikan informasi secara ringkas, visual, dan mudah dipahami oleh pengunjung.
Pemilihan program kerja infografis dilatarbelakangi oleh keinginan mahasiswa KKN-T untuk memberikan pemahaman kepada wisatawan bahwa Dusun Arjomulyo memiliki berbagai hal menarik yang dapat diketahui dan dikunjungi selain Tanaka Waterfall. Selama ini, Tanaka Waterfall menjadi salah satu daya tarik utama yang dikenal oleh pengunjung, sehingga melalui infografis tersebut mahasiswa berupaya memperkenalkan potensi lain yang berada di lingkungan Dusun agar wisatawan dapat memperoleh gambaran yang lebih luas mengenai Arjomulyo.
Beberapa potensi lokal yang dimasukkan dalam infografis di antaranya seni budaya Jaranan, Pandai Besi Tanaka, DBpro Audio, AMJ Farm Kopi Tanaka, Jennaira. Decoration & Tenda, serta Tanaka Waterfall. Setiap potensi dipilih karena memiliki karakteristik dan fungsi yang berbeda, tetapi sama-sama dapat memberikan gambaran mengenai kekayaan aktivitas, budaya, dan usaha yang berkembang di masyarakat Arjomulyo.
Seni budaya Jaranan dicantumkan sebagai salah satu bentuk pengenalan terhadap kesenian tradisional yang berkembang di masyarakat. Keberadaan kesenian tersebut menunjukkan bahwa daya tarik Arjomulyo tidak hanya berasal dari wisata alam, tetapi juga dari kebudayaan lokal yang dapat menjadi pengalaman bagi wisatawan untuk mengenal lebih dekat tradisi masyarakat setempat.
Sementara itu, Pandai Besi Tanaka dimasukkan untuk memperkenalkan keterampilan dan aktivitas usaha masyarakat kepada wisatawan. Keberadaan pandai besi menjadi gambaran bahwa di sekitar kawasan wisata terdapat aktivitas ekonomi dan keterampilan lokal yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sehari-hari.
AMJ Farm Kopi Tanaka juga menjadi bagian dari infografis karena memiliki keterkaitan dengan potensi pertanian dan komoditas kopi di wilayah Bangelan. Pencantuman AMJ Farm diharapkan dapat memperkenalkan potensi kopi lokal kepada wisatawan sekaligus memberikan gambaran bahwa kawasan Bangelan memiliki aktivitas perkebunan yang dapat menjadi bagian dari identitas dan potensi ekonomi masyarakat.
Selain potensi budaya dan pertanian, infografis turut mengenalkan DBpro Audio sebagai salah satu usaha jasa lokal di bidang audio. Pencantuman DBpro Audio bertujuan memberikan informasi mengenai keberadaan jasa masyarakat yang dapat menunjang berbagai kegiatan, seperti acara masyarakat maupun kegiatan lainnya yang membutuhkan perangkat audio. Dengan demikian, keberadaan usaha tersebut tidak hanya dikenalkan sebagai bagian dari potensi ekonomi lokal, tetapi juga sebagai informasi yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat atau pihak lain ketika membutuhkan layanan serupa.
Hal serupa juga diterapkan pada Jennaira.Decoration & Tenda yang dimasukkan sebagai salah satu jasa lokal di wilayah Arjomulyo. Usaha tersebut dikenalkan karena menyediakan kebutuhan dekorasi dan penyewaan tenda yang dapat mendukung berbagai kegiatan. Informasi tersebut diharapkan dapat menunjukkan bahwa di sekitar kawasan wisata terdapat berbagai usaha masyarakat yang dapat menunjang kebutuhan pengunjung maupun kegiatan yang diselenggarakan di wilayah sekitar.
Sementara itu, Tanaka Waterfall tetap dicantumkan dalam infografis karena menjadi salah satu daya tarik utama yang sudah dikenal oleh wisatawan. Keberadaan Tanaka juga dapat menjadi titik orientasi bagi pengunjung untuk mengetahui posisi dan keberadaan berbagai potensi lain yang berada di sekitarnya. Dengan demikian, wisatawan diharapkan tidak hanya berhenti pada kunjungan ke Tanaka Waterfall, tetapi juga mengetahui berbagai hal menarik yang dapat ditemukan di lingkungan Dusun Arjomulyo.
Selain memperkenalkan potensi lokal, mahasiswa KKN-T juga memasukkan sejumlah fasilitas umum dan fasilitas sosial (fasum dan fasos) ke dalam infografis. Fasilitas yang dicantumkan meliputi Musholla Al-Mu’in, TK Dharma Wanita Persatuan 04 Bangelan Wonosari, Masjid Al-Muhlisun, Masjid Al-Falah, Balai Dusun Arjomulyo, Parkir Mobil Tanaka Waterfall, Musholla Al-Bayyinah, dan SD Negeri 2 Bangelan.
Pencantuman berbagai fasilitas tersebut bukan untuk menjadikannya sebagai objek wisata, melainkan sebagai informasi pendukung bagi wisatawan yang berada di Dusun Arjomulyo. Keberadaan informasi mengenai tempat ibadah, fasilitas pendidikan, balai dusun, dan area parkir diharapkan dapat membantu pengunjung menemukan fasilitas yang mereka perlukan selama berada di wilayah tersebut. Dengan adanya petunjuk tersebut, wisatawan dapat lebih mudah mengenali lingkungan sekitar dan merasa lebih nyaman ketika berkunjung.
Melalui pembuatan infografis ini, mahasiswa KKN-T Unira Malang Kelompok 3 berharap informasi mengenai Dusun Arjomulyo dapat disampaikan secara lebih efektif kepada wisatawan. Infografis tersebut diharapkan tidak hanya menjadi media untuk menunjukkan lokasi, tetapi juga menjadi sarana untuk memperkenalkan potensi budaya, usaha, jasa, serta fasilitas yang ada di lingkungan masyarakat.
Dengan demikian, wisatawan yang berkunjung ke Tanaka Waterfall diharapkan dapat mengetahui bahwa Dusun Arjomulyo memiliki beragam potensi dan cerita yang menarik untuk dikenali, tidak hanya dari sisi wisata alam, tetapi juga dari budaya dan kehidupan masyarakat lokal di sekitarnya.












