Malang | koranbangsa.com – Suasana meriah menyelimuti Balai Desa Senggreng, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, pada Sabtu (29/8/2026) malam. Mulai pukul 19.30 WIB, perangkat desa, tokoh masyarakat, para guru TK Muslimat NU 11 Kecopokan, Pokdarwis, Pokmas, kelompok bioflok, menghadiri pelepasan KKN-T 02 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang.
Ketua KKN-T 02 UNIRA Malang, Anisa Nur Hasanah, menyampaikan terima kasih kepada masyarakat yang telah menerima mahasiswa selama sekitar 40 hari. “Kami mendapat banyak pengalaman berharga yang tidak didapatkan di perkuliahan. Mohon maaf jika ada sikap maupun kegiatan yang kurang berkenan,” ujarnya.
Dosen Pembimbing Lapangan, Erna Resmiatini, S.M.B., M.Sc., mengapresiasi terlaksananya program mahasiswa, mulai dari pengembangan dan branding wisata, penyusunan paket wisata edukasi, pemasangan spot foto dan penunjuk arah, aksi Sapta Pesona, hingga keterlibatan dalam karnaval desa. “Harapannya, program ini terus berlanjut dan dapat mendongkrak perekonomian warga Senggreng,” katanya.
Apresiasi tinggi turut disampaikan oleh Perwakilan Desa Senggreng, Raka Gilang Purnama. “Terima kasih telah banyak membantu desa, membantu branding wisata, hingga berkolaborasi aktif dengan kantor desa dan Pokdarwis. Terima kasih juga sudah bersinergi bersama UM, UB, dan UNIRA dalam mensukseskan karnaval desa. Kami mohon maaf jika ada kesalahan atau kekurangan selama menyambut rekan-rekan mahasiswa,” ungkap Raka.
Prosesi pelepasan diisi pesan dan kesan, penyerahan vandel, serta pencopotan rompi KKN secara simbolis. Suasana semakin emosional ketika after movie menampilkan perjalanan mahasiswa selama di Senggreng. Setelah doa bersama, DPL bersama Sekretaris Desa melakukan pemotongan tumpeng sebagai simbol syukur dan berakhirnya masa pengabdian.
Penutupan KKN-T 02 bukan sekadar perpisahan. Program yang telah dirintis diharapkan dapat diteruskan masyarakat dan menjadi bagian dari pengembangan potensi Desa Senggreng.












