Malang | koranbangsa.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Kelompok 03 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang resmi diterima oleh Pemerintah Desa Bangelan dalam kegiatan penerimaan yang berlangsung di Balai Dusun Arjomulyo pada pukul 14.00 WIB. Kegiatan ini menjadi langkah awal dimulainya rangkaian pengabdian sekaligus proses pembelajaran mahasiswa di tengah masyarakat selama 40 hari ke depan.
Kegiatan yang dihadiri oleh 20 mahasiswa KKN-T Unira Malang Kelompok 03, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Pemerintah Desa Bangelan, tokoh masyarakat, pengelola wisata Tanaka, perwakilan peternakan kambing, serta PT Perkebunan Nusantara (PTPN) tersebut diawali dengan pembukaan oleh Fina Khilyatun Nafisah, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipandu oleh Dewi Anjar Sari, sambutan ketua kelompok KKN-T, sambutan dosen pembimbing lapangan, sambutan Kepala Desa Bangelan, penandatanganan instrumen penerimaan mahasiswa, dan ditutup dengan doa yang dipimpin oleh Misbahul Munir. Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan khidmat dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam sambutannya, Ketua Kelompok KKN-T 03, Vila Fahmi, menyampaikan permohonan izin kepada Pemerintah Desa Bangelan sekaligus memperkenalkan seluruh anggota kelompok. Ia berharap seluruh mahasiswa dapat memperoleh arahan, bimbingan, serta dukungan selama pelaksanaan KKN-T sehingga program kerja yang telah disusun dapat terlaksana dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat Desa Bangelan.
Dosen Pembimbing Lapangan, Ibu Niki Puspita Sari, S.Pd., M.M., menyampaikan bahwa KKN-T merupakan salah satu implementasi tri dharma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pengabdian kepada masyarakat. Menurutnya, KKN-T bukan sekadar kegiatan akademik, melainkan ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu yang telah dipelajari di bangku perkuliahan sekaligus belajar secara langsung dari kehidupan masyarakat. Beliau juga menekankan bahwa mahasiswa perlu memiliki kemampuan beradaptasi, membangun komunikasi yang baik, serta memahami berbagai persoalan yang ada di lingkungan desa agar dapat memberikan kontribusi yang sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Pada kesempatan tersebut, beliau secara resmi menyerahkan mahasiswa KKN-T Kelompok 03 kepada Pemerintah Desa Bangelan sebagai tanda dimulainya pelaksanaan KKN-T.
“Melalui KKN-T, mahasiswa tidak hanya mengimplementasikan ilmu yang dimiliki, tetapi juga belajar hidup bermasyarakat, memahami kebutuhan masyarakat, dan berkontribusi secara langsung. Harapannya, pengalaman ini dapat menjadi bekal untuk terus mengabdi dan diterapkan kembali ketika kembali ke daerah masing-masing,” ujar DPL kelompok 3 KKN-T UNIRA Malang Ibu Niki Puspita Sari, S.E., M.M.
Penyampaian tersebut menegaskan bahwa KKN-T bukan hanya menjadi wadah pelaksanaan program kerja, tetapi juga proses pembelajaran bagi mahasiswa untuk menumbuhkan kepedulian sosial, memperkuat kemampuan bekerja sama dengan masyarakat, serta membangun jiwa pengabdian yang nantinya dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat di daerah asal masing-masing.
Dalam sambutannya, Kepala Desa Bangelan, Bapak Budiono, S.Sos., menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang di Desa Bangelan bukanlah yang pertama. Menurutnya, hubungan antara Pemerintah Desa Bangelan, masyarakat, dan UNIRA telah terjalin dengan baik melalui beberapa periode pelaksanaan KKN. Selama ini, mahasiswa UNIRA dinilai mampu memberikan kontribusi positif melalui berbagai program pengabdian yang dilaksanakan, sekaligus memperoleh pengalaman dan pembelajaran langsung dari masyarakat. Oleh karena itu, beliau berharap kehadiran KKN-T Kelompok 03 dapat melanjutkan sinergi yang telah terbangun, dengan menjadikan masyarakat sebagai mitra dalam belajar, berdiskusi, dan mengembangkan berbagai program yang bermanfaat bagi desa.
“Mahasiswa UNIRA Malang sudah beberapa kali melaksanakan KKN di Desa Bangelan. Kami menyambut baik kehadiran adik-adik semua. Manfaatkan kesempatan ini untuk belajar bersama masyarakat, memahami kondisi desa, menjaga komunikasi dan kerja sama yang baik, serta memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang dapat mendukung pembangunan Desa Bangelan. Apa yang adik-adik pelajari di sini semoga menjadi bekal yang dapat diterapkan ketika kembali mengabdi di daerah masing-masing,” ujar Kepala Desa Bangelan Budiono S.Sos
Penjelasan yang disampaikan oleh Bapak Budiono S.Sos selaku Kepala Desa Bangelan menunjukkan bahwa pelaksanaan KKN-T tidak hanya dipandang sebagai bentuk pengabdian mahasiswa kepada masyarakat, tetapi juga sebagai proses pembelajaran yang saling menguatkan antara mahasiswa dan warga desa. Kepercayaan yang telah terjalin antara Pemerintah Desa Bangelan dan UNIRA Malang menjadi fondasi penting dalam membangun kolaborasi yang berkelanjutan, sehingga mahasiswa tidak hanya mampu memberikan manfaat melalui program kerja, tetapi juga memperoleh pengalaman, nilai-nilai sosial, dan pemahaman mengenai kehidupan bermasyarakat yang dapat diterapkan pada masa mendatang. Dengan terlaksananya prosesi penyerahan, penandatanganan instrumen penerimaan, dan penerimaan mahasiswa KKN-T Kelompok 03 UNIRA Malang, secara resmi dimulai rangkaian pengabdian sekaligus pembelajaran di Desa Bangelan, khususnya di Dusun Arjomulyo. Kegiatan ini menjadi fondasi bagi mahasiswa untuk belajar memahami makna pengabdian kepada masyarakat, membangun sinergi bersama pemerintah desa, serta mengimplementasikan ilmu pengetahuan melalui berbagai program kerja yang telah dirancang. Harapanya seluruh rangkaian kegiatan KKN-T Kelompok 3 tidak hanya memberikan kontribusi bagi pembangunan dan kemajuan Desa Bangelan, tetapi juga menjadi pengalaman berharga yang dapat diterapkan mahasiswa dalam kehidupan bermasyarakat di daerah asal masing-masing.












