Mahasiswa KKNT 05 UNIRA Malang Resmi Diserahkan kepada Pemerintah Desa Ngawonggo, Awali Sinergi Membangun Desa

Malang | koranbangsa.com – Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang secara resmi menyerahkan mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKNT) Kelompok 05 kepada Pemerintah Desa Ngawonggo, Kecamatan Tajinan, Kabupaten Malang, pada Senin (20/7/2026). Kegiatan yang berlangsung pukul 14.00–16.00 WIB di Balai Desa Ngawonggo tersebut menjadi langkah awal dimulainya pengabdian mahasiswa selama lebih dari satu bulan di tengah masyarakat.

Prosesi serah terima mahasiswa dilakukan oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Angguliyah Rizqi Amaliyah, kepada Pemerintah Desa Ngawonggo yang dalam kesempatan ini diwakili oleh Sekretaris Desa, Bapak Muhammad Bashori, S.Pd., M.H., karena Kepala Desa berhalangan hadir. Acara berlangsung dengan penuh kehangatan dan semangat kolaborasi antara perguruan tinggi dengan pemerintah desa.

Turut hadir mendampingi kegiatan tersebut sejumlah perangkat Desa Ngawonggo, di antaranya Ibu Diyah selaku Kasi Kesejahteraan (Kesra), Ibu Nuril selaku Kaur Tata Usaha dan Umum, Bapak Choirul Huda selaku Kaur, Bapak Edy Slamet selaku Kaur Keuangan, serta Bapak M. Soleh dan Bapak Isropi selaku Kepala Dusun. Kehadiran seluruh perangkat desa menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan program-program pengabdian mahasiswa KKNT di Desa Ngawonggo.

Acara diawali dengan pembukaan oleh MC Muhammad Nur Haudio Maulana, dilanjutkan dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya yang dipimpin oleh Siti Farida Bengang sebagai dirigen. Selanjutnya, pembacaan doa dipimpin oleh Miftahul Ulum agar seluruh rangkaian kegiatan dan pelaksanaan KKNT diberikan kelancaran serta keberkahan. Sementara itu, Nurul Hidayati bertugas sebagai penanggung jawab daftar hadir peserta.

Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Angguliyah Rizqi Amaliyah, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Ngawonggo yang telah menerima dengan baik kehadiran mahasiswa KKNT 05 UNIRA Malang. Beliau berharap sinergi yang terjalin antara pihak kampus dan pemerintah desa dapat menjadi awal dari kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Beliau juga berpesan agar seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik Universitas Islam Raden Rahmat Malang dengan menunjukkan sikap disiplin, sopan santun, tanggung jawab, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan dan budaya masyarakat setempat. Menurutnya, kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik bukan hanya menjadi kewajiban akademik, melainkan juga wadah bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari kehidupan bermasyarakat, mengasah kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang telah dirancang.

Lebih lanjut, beliau mengharapkan agar seluruh program kerja yang akan dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Ngawonggo. Beliau juga mengajak seluruh mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen desa agar setiap program yang dijalankan dapat terlaksana dengan maksimal. Di akhir sambutannya, beliau memohon bimbingan dan dukungan dari Pemerintah Desa Ngawonggo agar mahasiswa KKNT 05 dapat menjalankan pengabdian dengan lancar serta meninggalkan kesan dan manfaat

Dalam sambutannya, Dosen Pembimbing Lapangan (DPL), Ibu Angguliyah Rizqi Amaliyah, menyampaikan rasa terima kasih kepada Pemerintah Desa Ngawonggo yang telah menerima dengan baik kehadiran mahasiswa KKNT 05 UNIRA Malang. Beliau berharap sinergi yang terjalin antara pihak kampus dan pemerintah desa dapat menjadi awal dari kolaborasi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Beliau juga berpesan agar seluruh mahasiswa mampu menjaga nama baik Universitas Islam Raden Rahmat Malang dengan menunjukkan sikap disiplin, sopan santun, tanggung jawab, serta mampu beradaptasi dengan lingkungan dan budaya masyarakat setempat. Menurutnya, kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik bukan hanya menjadi kewajiban akademik, melainkan juga wadah bagi mahasiswa untuk belajar secara langsung dari kehidupan bermasyarakat, mengasah kemampuan berkomunikasi, bekerja sama, serta memberikan kontribusi nyata melalui program-program yang telah dirancang.

Lebih lanjut, beliau mengharapkan agar seluruh program kerja yang akan dilaksanakan tidak hanya bersifat seremonial, tetapi mampu memberikan manfaat yang berkelanjutan bagi masyarakat Desa Ngawonggo. Beliau juga mengajak seluruh mahasiswa untuk membangun komunikasi yang baik dengan pemerintah desa, tokoh masyarakat, dan seluruh elemen desa agar setiap program yang dijalankan dapat terlaksana dengan maksimal. Di akhir sambutannya, beliau memohon bimbingan dan dukungan dari Pemerintah Desa Ngawonggo agar mahasiswa KKNT 05 dapat menjalankan pengabdian dengan lancar serta meninggalkan kesan dan manfaat

Dalam sambutannya, Koordinator Desa (Kordes) KKNT 05 UNIRA Malang, Aji Bagus Winarno, memaparkan tema besar yang diusung oleh Kelompok 05, yaitu “Pengembangan Desa sebagai Destinasi Wisata Berbasis Alam, Religi, dan Budaya.” Ia menjelaskan bahwa tema tersebut dipilih berdasarkan potensi yang dimiliki Desa Ngawonggo, baik dari sisi kekayaan alam, nilai-nilai religius masyarakat, maupun warisan budaya lokal yang layak dikembangkan dan dipromosikan. Untuk mendukung tema tersebut, mahasiswa telah menyiapkan sejumlah program kerja di bidang pendidikan, keagamaan, sosial kemasyarakatan, pelestarian budaya, digitalisasi potensi desa, promosi wisata, serta pemberdayaan masyarakat.

Seluruh program disusun berdasarkan hasil observasi awal dan akan dilaksanakan melalui kolaborasi dengan pemerintah desa serta masyarakat. Aji berharap seluruh program kerja yang telah direncanakan dapat memberikan manfaat nyata, meningkatkan potensi desa, serta menjadi langkah awal dalam mewujudkan Desa Ngawonggo sebagai destinasi wisata berbasis alam, religi, dan budaya yang dikenal lebih luas.

Rangkaian kegiatan serah terima mahasiswa KKNT 05 UNIRA Malang berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh keakraban. Kegiatan ini tidak hanya menjadi seremoni penyerahan mahasiswa kepada Pemerintah Desa Ngawonggo, tetapi juga menjadi momentum awal terjalinnya sinergi antara perguruan tinggi, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mewujudkan pengabdian yang berdampak nyata. Melalui tema “Pengembangan Desa sebagai Destinasi Wisata Berbasis Alam, Religi, dan Budaya”, mahasiswa KKNT 05 berkomitmen untuk menghadirkan berbagai program kerja yang inovatif, partisipatif, dan berkelanjutan sesuai dengan potensi serta kebutuhan desa.

Besar harapan seluruh pihak agar pelaksanaan KKNT ini tidak hanya memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa sebagai bentuk implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi, tetapi juga mampu memberikan kontribusi positif dalam mendukung pembangunan Desa Ngawonggo, memperkuat potensi lokal, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui kolaborasi yang harmonis antara mahasiswa, pemerintah desa, dan seluruh elemen masyarakat. Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, diharapkan seluruh program kerja yang telah dirancang dapat terlaksana secara optimal dan meninggalkan manfaat yang dapat dirasakan bahkan setelah masa pengabdian KKNT berakhir.

Penulis: Nurul HidayatiEditor: Amin
403 Forbidden

403 Forbidden


openresty/1.31.1.1