BATU, KORANBANGSA.com – Momen hari raya Idul Fitri sangat lekat dekat takbir, karena memang dalam literasi agama Islam mengihupkan malam Hari Raya disunnahkan memperbanyak dzikir termasuk takbi. Atas dasar tersebut, Pemerintah Kota Batu menyelenggarakan gema takbir dalam rangka menyambut Hari Raya Idul Fitri 1446 Hijriah, di Balaikota Among Tani, Minggu (30/3/2025).
Dilansir dari media prokopim_kwab, acara tersebut dihadiri oleh Wali Kota Batu, Nurochman, Wakil Wali Kota Batu, Heli Suyanto, Kapolres Batu, AKBP Andi Yudha Pranata, Pabung Kodim 0818 Kabupaten Malang Kota Batu, Kasi Datun Kejari Batu, serta kepala OPD, tokoh masyarakat, dan warga masyarakat umum selain meramaikan malam hari raya idul fitri juga menjadi momentum refleksi dan syukur atas nikmat kehidupan.
Dalam sambutannya, Wali Kota Batu menekankan pentingnya nilai-nilai kebersamaan, saling memaafkan, dan kepedulian sosial di momen Idul Fitri. “Hari Raya Idul Fitri adalah waktu yang tepat untuk memperkuat silaturahmi, berbagi kasih sayang, dan bersyukur atas segala rezeki yang diberikan Tuhan,” ujarnya.
Nurochman juga mengapresiasi sinergi Forkopimda, petugas kebersihan, tenaga kesehatan, dan seluruh pihak yang telah bekerja keras menciptakan suasana aman dan nyaman selama perayaan Idul Fitri. “Terima kasih kepada para pahlawan tanpa tanda jasa yang menjaga ketertiban, kebersihan, dan pelayanan publik. Mari kita jaga bersama kenyamanan Kota Batu,”tambahnya.
Di akhir sambutan, Wali Kota mengucapkan “Selamat Hari Raya Idul Fitri 1446 H, mohon maaf lahir dan batin,” seraya berharap masyarakat dapat merayakan dengan penuh sukacita dan tetap menjaga kedamaian.
Kegiatan ditutup dengan penampilan Grup Seni Tradisi Belong Anom, dan Pemerintah Kota Batu juga menyediakan 1.000 porsi makanan gratis dari UMKM dari berbagai jenis makanan. (Admin)












