Malang | koranbangsa.com – semangat kebersamaan dan integritas sosial masyarakat tampak jelas dalam pelaksanaan penyembelihan hewan kurban pada Hari Raya Idul Adha 10 Dzulhijjah 1447 H/27 Mei 2026 di Masjid Nurul Hidayah, Dusun Selebrojo, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang. Kegiatan yang melibatkan seluruh lapisan masyarakat ini berlangsung dengan penuh gotong royong dan kekompakan.
Pada tahun ini, jumlah hewan kurban yang disembelih mencapai 9 ekor sapi dan 71 ekor kambing. Proses penyembelihan hingga pendistribusian daging kurban dilakukan secara bersama-sama oleh warga setempat, mulai dari kalangan pemuda hingga orang tua.
Kaum laki-laki mengambil peran dalam proses penyembelihan hewan kurban, pemotongan daging, penimbangan, hingga pengemasan daging ke dalam kantong plastik yang kemudian dibagikan kepada masyarakat. Suasana kerja sama terlihat begitu kuat ketika warga saling membantu untuk mempercepat proses pembagian daging kurban agar dapat diterima oleh seluruh penerima dengan tertib dan merata.

Sementara itu, kaum perempuan berkumpul di rumah Takmir Masjid Nurul Hidayah untuk menyiapkan konsumsi bagi para panitia dan warga yang terlibat dalam kegiatan kurban. Berbagai hidangan dimasak secara bersama-sama, mencerminkan semangat kebersamaan yang telah menjadi tradisi masyarakat Dusun Selebrojo.
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Al-Qolam Malang turut berpartisipasi aktif dalam kegiatan tersebut. Mahasiswa laki-laki membantu proses penanganan hewan kurban dan pengemasan daging, sedangkan mahasiswa perempuan bergabung bersama ibu-ibu dalam kegiatan memasak dan menyiapkan konsumsi.
Kegiatan ini menjadi bukti nyata bahwa nilai-nilai integritas sosial, gotong royong, dan kepedulian terhadap sesama masih terjaga dengan baik di tengah masyarakat. Melalui ibadah kurban, masyarakat tidak hanya melaksanakan perintah agama, tetapi juga mempererat hubungan sosial dan menumbuhkan rasa kebersamaan antarwarga.
Salah satu panitia menyampaikan bahwa keberhasilan pelaksanaan kurban tahun ini tidak lepas dari partisipasi seluruh elemen masyarakat. “Semua bekerja sesuai tugas masing-masing, saling membantu tanpa membedakan usia maupun latar belakang. Inilah yang membuat kegiatan kurban berjalan lancar setiap tahunnya,” ujarnya.
Melalui momentum Idul Adha, masyarakat Dusun Selebrojo berharap semangat berbagi, kepedulian, dan kerja sama yang telah terjalin dapat terus dipertahankan dalam kehidupan sehari-hari. Nilai-nilai tersebut menjadi fondasi penting dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, religius, dan penuh kebersamaan.












