Berita  

Penuh Khidmat, Pengurus PMII Rayon Pembela Al-Asy’ari ke 13 Resmi Dilantik

MALANG | KORANBANGSA.COM — Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Pembela Al-Asy’ari kembali menorehkan sejarah baru dengan melantik pengurus periode XIII. Acara tersebut digelar di Gedung Fatayat Jalibar, Sabtu (30/8/2025), mulai pukul 08.00 WIB Pagi hingga selesai.

Pelantikan ini mengusung tema “Solidaritas kuat, kapasitas hebat, pemuda bermanfaat, kepemimpinan bermartabat.” Tema tersebut dipilih sebagai refleksi atas tantangan yang dihadapi pemuda dalam era penuh dinamika, sekaligus sebagai dorongan agar kader PMII mampu menjadi pionir perubahan di tengah masyarakat.

Hadirkan Semangat Kebersamaan

Acara berlangsung khidmat dengan dihadiri jajaran pengurus lama, anggota baru, alumni, serta tamu undangan dari berbagai organisasi kemahasiswaan dan masyarakat sekitar. Kehadiran mereka menjadi bukti nyata dukungan terhadap peran PMII Rayon Pembela Al-Asy’ari dalam membangun kapasitas kepemudaan.

Ketua panitia m, Miko Amiqul Hikam menyampaikan bahwa pelantikan kali ini bukan sekadar pergantian pengurus, melainkan momentum strategis untuk mengokohkan komitmen kader dalam menjawab tantangan kebangsaan.

“PMII adalah kawah candradimuka bagi generasi muda. Dari sini kita belajar tidak hanya teori, tapi juga praktik kepemimpinan yang nyata. Kami ingin kader yang dilantik hari ini benar-benar menjadi motor penggerak perubahan,” ujar Miko.

Pemuda di Tengah Kompleksitas Zaman

Dalam sambutannya, Ketua PMII Rayon “Pembela” Al-Asy’ari, Nia Kartika Putri menegaskan bahwa pemuda memiliki tanggung jawab besar terhadap masa depan bangsa. Kompleksitas persoalan sosial, politik, hingga ekonomi menuntut lahirnya generasi yang berintegritas, solid, dan memiliki kapasitas kepemimpinan yang memadai.

“Kader PMII harus hadir dengan solusi, bukan sekadar kritik. Kita harus mampu menunjukkan bahwa pemuda adalah aset bangsa yang bisa diandalkan dalam membangun masyarakat yang inklusif, adil, dan berkeadaban,” tegas Nia.

Ia juga menekankan bahwa PMII Rayon Pembela Al-Asy’ari akan terus mendorong kader untuk aktif mengasah kemampuan, baik melalui diskusi intelektual, kegiatan sosial, maupun pengabdian langsung kepada masyarakat.

Harapan untuk Pengurus Baru

Kepengurusan ke 13 ini diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menjunjung tinggi nilai solidaritas dan integritas. Para pengurus baru diberikan kepercayaan untuk menahkodai organisasi dan menjaga keberlangsungan gerakan yang telah dibangun para pendahulu.

“Pelantikan ini bukan akhir dari sebuah proses, tapi justru awal perjalanan panjang untuk mengabdi. Kepemimpinan bukan soal jabatan, melainkan tentang pelayanan, kebermanfaatan, dan keberanian untuk mengambil keputusan yang bermartabat,” imbuhnya .

Momentum Penguatan Gerakan Pemuda

Acara pelantikan dilanjutkan dengan dialog interaktif dengan mendatangkan narasumber ternama yakni Shofyan Assauri dan Engkong Maulana yang keduanya juga merupakan senior PMII Rayon “Pembela” Al-Asy’ari yang kini berkiprah sebagai motivator dan pengusaha sukses di Malang Selatan. Kemudian acara ditutup dengan doa bersama yang dipimpin tokoh setempat. Doa tersebut menjadi simbol harapan agar pengurus ke 13 dapat membawa organisasi ke arah yang lebih progresif dan kontributif.

Dengan lahirnya kepengurusan baru, PMII Rayon Pembela Al-Asy’ari menegaskan komitmennya untuk terus hadir sebagai organisasi kaderisasi yang tidak hanya fokus pada penguatan internal, tetapi juga memberi kontribusi nyata dalam pembangunan bangsa.

Pelantikan ini menjadi tonggak penting dalam perjalanan panjang PMII Rayon Pembela Al-Asy’ari. Lebih dari sekadar acara seremonial, kegiatan ini merupakan peneguhan bahwa pemuda tetap menjadi harapan dan garda terdepan dalam mewujudkan Indonesia yang lebih baik, solid, dan berdaya saing tinggi. (*)