Malang | Koranbangsa.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Malang resmi melantik jajaran pengurusnya dalam sebuah acara yang digelar di Aula Institut Teknologi Kesehatan Malang Widya Cipta Husada, Senin (29/12/2025). Pelantikan ini menjadi momentum penguatan barisan gerakan mahasiswa lintas kampus di Kabupaten Malang.
Mengusung tema “Satu Barisan Mahasiswa, Satu Gerakan untuk Kabupaten Malang”, kegiatan tersebut diikuti mahasiswa aktif dari berbagai perguruan tinggi yang ada di wilayah Kabupaten Malang. Rangkaian acara diawali dengan pembukaan, menyanyikan lagu Indonesia Raya dan Mars Mahasiswa, sambutan-sambutan, prosesi pelantikan, hingga talkshow.
Sejumlah tamu undangan turut hadir dalam kegiatan ini. Wakil Bupati Kabupaten Malang berhalangan hadir dan diwakili oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Malang, Bagus Sulistiawan. Selain itu, hadir pula perwakilan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Zulham Ahmad Mubarak, serta perwakilan dari KPU, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora), Dinas Pendidikan, dan KNPI.
Koordinator Aliansi BEM Kabupaten Malang, Alfarisi, dalam sambutannya menegaskan bahwa aliansi ini dibentuk sebagai wadah konsolidasi gerakan mahasiswa di tingkat kabupaten. Ia menyampaikan bahwa Aliansi BEM Kabupaten Malang akan mengambil peran sebagai mitra kritis dalam mengawal kebijakan publik. “BEM Kabupaten Malang menegaskan bahwa aliansi ini hadir untuk mengadvokasi seluruh kebijakan dan isu-isu yang ada di Kabupaten Malang,” ujar Alfarisi.
Menurutnya, pada periode kepengurusan kali ini, Aliansi BEM Kabupaten Malang akan memfokuskan perhatian pada sejumlah sektor strategis. “Fokus kami berada pada isu pendidikan, kesehatan, sosial, dan politik,” tambahnya.
Sementara itu, perwakilan Ketua DPRD Kabupaten Malang, Zulham Ahmad Mubarak, dalam sambutannya memberikan motivasi kepada mahasiswa agar tidak ragu menekuni dunia aktivisme. Ia menilai, jejaring dan komunikasi yang dibangun melalui forum-forum kritis justru dapat membuka masa depan yang lebih baik. “Tidak semua masa depan aktivis itu suram. Dengan jaringan dan komunikasi serta melalui forum-forum kritis dapat memunculkan masa depan yang lebih cerah,” kata Zulham.
Selain pelantikan, kegiatan ini juga diisi dengan talkshow yang menghadirkan dua narasumber utama, yakni Wakil Ketua II DPRD Kabupaten Malang, Alayk Mubarrok, dan Aktivis Senior Kabupaten Malang, Moch. Syamsul Arifin. Dalam diskusi tersebut, keduanya menekankan pentingnya persatuan gerakan mahasiswa di Kabupaten Malang.
Kesimpulan talkshow menegaskan bahwa mahasiswa lintas kampus di Kabupaten Malang perlu bersinergi dan menanggalkan ego sektoral masing-masing. Dengan kebersamaan tersebut, diharapkan dapat melahirkan gerakan mahasiswa yang lebih nyata dan berdampak bagi masyarakat Kabupaten Malang.
Pelantikan Aliansi BEM Kabupaten Malang ini diharapkan menjadi titik awal penguatan peran mahasiswa sebagai agen perubahan sekaligus pengawal kebijakan publik di tingkat daerah. (*)












