Malang | Koranbangsa.com —Anggota DPRD Kabupaten Malang dari Fraksi PKB, H. Abdulloh Satar, M.M, menghadiri kegiatan Program Sinergitas Penyelenggaraan Pemerintahan antara Pemerintah Kabupaten Malang dan DPRD, Rabu (17/9/2025). Dalam acara yang digelar di Pendopo Kecamatan Jabung tersebut, Abdulloh hadir sebagai narasumber dengan tema “Optimalisasi Peranan Pendidik PAUD, TK, dan Kelompok Bermain dalam Menyiapkan Generasi Emas di Kecamatan Jabung Tahun 2025”.
Acara ini diikuti ratusan guru dari berbagai lembaga pendidikan anak usia dini, di antaranya HIMPAUDI, IGTKI, dan IGRA. Suasana pendopo sejak pagi tampak semarak, para pendidik antusias mengikuti paparan sekaligus berdiskusi terkait upaya meningkatkan kualitas pendidikan anak usia dini di Kecamatan Jabung.
Pendidikan Usia Dini, Pondasi Generasi Emas
Dalam penyampaiannya, Abdulloh Satar menegaskan bahwa masa usia dini merupakan periode emas (golden age) yang sangat menentukan kualitas generasi penerus bangsa. Oleh karena itu, peran guru PAUD, TK, dan kelompok bermain menjadi krusial dalam membentuk karakter, sikap, dan dasar kecerdasan anak.
“Pendidikan anak usia dini bukan sekadar mengajarkan baca, tulis, dan hitung. Lebih dari itu, guru PAUD adalah peletak dasar karakter dan kepribadian anak. Jika pondasinya kuat, maka InsyaAllah mereka akan tumbuh menjadi generasi emas yang siap menghadapi tantangan zaman,” tegas Abdulloh.
Sinergi Pemkab dan DPRD
Abdulloh juga menekankan bahwa DPRD bersama pemerintah daerah harus terus bersinergi dalam memperjuangkan pendidikan anak usia dini. Sinergi tersebut tidak hanya dalam bentuk regulasi, tetapi juga dukungan anggaran, peningkatan kapasitas guru, serta penyediaan sarana belajar yang memadai.
“Kami di DPRD memiliki tanggung jawab untuk memastikan setiap kebijakan berpihak pada peningkatan kualitas pendidikan. Guru PAUD harus diperhatikan, baik dari sisi kesejahteraan maupun pengembangan kompetensi. Karena tanpa guru, mustahil generasi emas bisa terwujud,” jelasnya.
Aspirasi Guru di Jabung
Dalam sesi diskusi, sejumlah guru menyampaikan harapan agar pemerintah lebih memperhatikan fasilitas pendidikan di wilayah Jabung, termasuk bantuan alat peraga edukatif, peningkatan pelatihan guru, hingga dukungan insentif. Para guru juga berharap kegiatan seperti ini rutin digelar agar mereka bisa terus mendapat wawasan baru.
Siti Nurjanah, salah satu guru PAUD di Jabung, mengaku senang bisa bertatap muka langsung dengan anggota DPRD. “Selama ini kami butuh ruang untuk menyampaikan aspirasi. Semoga ada tindak lanjut, khususnya terkait sarana pembelajaran anak usia dini,” ujarnya.












