Malang | Koranbangsa.com — Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang, H. Satar, atau yang akrab disapa Abah Satar, melakukan kunjungan ke kelompok tani dan peternak binaannya pada Selasa (16/9/2025) di Dusun Sekargadung, Desa Banjararum, Kecamatan Singosari.
Kehadiran Abah Satar disambut hangat oleh Ketua Kelompok, H. Arifin S., Ketua RT setempat, serta sejumlah anggota yang tengah bertugas memelihara ternak dan kolam ikan. Suasana pertemuan berlangsung penuh kekeluargaan, diiringi dialog ringan mengenai perkembangan usaha kelompok.
Dalam kesempatan itu, Abah Satar meninjau langsung fasilitas peternakan ayam jawa serta kolam ikan yang dikelola oleh Kelompok Tani dan Peternak Istiqomah. Kelompok ini beranggotakan para pengurus takmir masjid dan remaja Masjid Al-Istiqomah, yang berkomitmen mengembangkan usaha produktif berbasis pemberdayaan masyarakat.
Abah Satar menyampaikan bahwa pihaknya tidak hanya memberikan pendampingan moral, tetapi juga bantuan nyata. “Alhamdulillah, seminggu yang lalu saya menyerahkan 1.500 bibit ikan nila untuk dikembangkan. Harapan saya, hasil panen nanti bisa dinikmati bersama sebagai tambahan ekonomi keluarga sekaligus memperkuat kemandirian kelompok,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberadaan kelompok tani dan peternak berbasis masjid ini bisa menjadi contoh pemberdayaan ekonomi umat yang berkelanjutan. Menurutnya, jika dikelola dengan serius, usaha peternakan dan perikanan dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat serta mempererat solidaritas antaranggota.
Ketua Kelompok Istiqomah, H. Arifin S., mengucapkan terima kasih atas perhatian dan dukungan Abah Satar. “Bantuan bibit ikan ini sangat bermanfaat. InsyaAllah akan kami rawat dan kembangkan dengan baik. Semoga menjadi amal jariyah dan membawa berkah bagi semua anggota,” katanya.
Selain berdialog soal pengembangan usaha, kunjungan ini juga menjadi ajang silaturahmi antara Abah Satar dengan warga setempat. Ia menegaskan bahwa dirinya akan terus mendorong agar kelompok-kelompok binaan di berbagai desa dapat tumbuh mandiri, serta membuka peluang kerja dan pendapatan tambahan bagi masyarakat.
Kegiatan pemberdayaan semacam ini dinilai penting, apalagi di tengah kondisi ekonomi yang menuntut masyarakat untuk kreatif dalam mencari sumber penghasilan. Kehadiran figur politik yang mau turun langsung ke lapangan diharapkan bisa memberikan motivasi dan kepercayaan diri kepada warga desa dalam mengembangkan potensi lokalnya. (*)












