MALANG | KORANBANGSA.COM — Semangat gotong royong kembali membuktikan kekuatannya di Desa Mentaraman, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang. Babinsa Koramil 0818/11 Donomulyo, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) 01 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang, dan warga setempat bersatu padu dalam kegiatan bedah rumah untuk seorang warga yang kurang mampu.
Kegiatan yang merupakan bagian dari Karya Bakti TNI ini menunjukkan kolaborasi yang solid antarberbagai elemen masyarakat. Serma Budi, salah satu Babinsa yang terlibat, mengungkapkan bahwa aksi sosial ini adalah wujud kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat. “Kami hadir di tengah masyarakat tidak hanya untuk menjaga keamanan, tetapi juga untuk membantu kesulitan yang dihadapi warga. Gotong royong ini menjadi bukti nyata persatuan kita,” ujar Kpt Inf Sunarko
Para mahasiswa KKN-T 01 UNIRA Malang turut serta dengan penuh semangat. Mereka tak canggung berbaur dengan Babinsa dan warga, bersama-sama mengerjakan berbagai tugas mulai dari mengaduk semen, memasang bata, hingga menata material bangunan. “Ini pengalaman berharga bagi kami. Bisa belajar langsung tentang kepedulian sosial dan kekompakan warga,” kata Syaiful Umar, salah satu mahasiswa.
Antusiasme juga ditunjukkan oleh warga Desa Mentaraman yang berbondong-bondong membantu. Kepala Desa Mentaraman, Wasito Hadi, menyampaikan apresiasi mendalam atas inisiatif ini. “Kami sangat berterima kasih kepada Babinsa dan adik-adik mahasiswa. Bantuan ini sangat berarti bagi warga kami. Semoga kebaikan ini membawa berkah bagi semua,” ucapnya.
Melalui sinergi yang luar biasa ini, rumah yang sebelumnya kurang layak kini perlahan berubah menjadi hunian yang aman dan nyaman. Kolaborasi ini menjadi inspirasi dan bukti bahwa semangat kebersamaan masih sangat kuat, menjadikan gotong royong sebagai kunci utama dalam membangun desa yang lebih baik. (*)












