MALANG | KORANBANGSA.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) kelompok 05 Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang yang tengah mengabdi di Desa Bululawang, Kecamatan Bululawang, Kabupaten Malang, melaksanakan kegiatan kampanye edukasi yang menyasar remaja, dengan fokus utama pada gizi, pencegahan stunting, anemia, serta penyuluhan tentang pencegahan pelecehan seksual pada Minggu (27/7/2025.
Kegiatan ini merupakan hasil kolaborasi antara tim KKN-T 05 dengan dua jebolan Duta GenRe (Generasi Berencana) Kabupaten Malang, yang mengimplementasikan Rencana Tindak Lanjut (RTL) dari program Duta GenRe dalam bentuk kampanye bertema “Edukasi Gizi, Pencegahan Stunting dan Anemia pada Remaja Kabupaten Malang.
“Kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam memperluas jangkauan edukasi kepada remaja desa, tidak hanya terkait kesehatan fisik melalui gizi, tapi juga aspek perlindungan diri dari kekerasan seksual,” ujar Koordinator Desa KKN-T 05, Santra Eda Yuda.
Sebagai bagian dari upaya pencegahan kekerasan seksual, tim KKN-T juga menggandeng Unit Perlindungan Perempuan dan Anak (UPPA) Polres Malang dengan menghadirkan Bripka Ridwan Samiaji sebagai narasumber utama dalam penyuluhan. Penyuluhan ini dilaksanakan pada hari Minggu, 27 Juli 2025 di Balai Desa Bululawang dan dihadiri oleh remaja desa.
Dalam pemaparannya, Bripka Ridwan Samiaji menekankan pentingnya pemahaman tentang batasan-batasan tubuh, jenis-jenis pelecehan seksual, serta langkah-langkah preventif yang bisa dilakukan oleh remaja untuk melindungi diri mereka sendiri.
Sementara itu, sesi edukasi gizi dan kesehatan remaja disampaikan dengan interaktif oleh kedua Duta GenRe kepada kalangan muda. Edukasi ini membahas pentingnya konsumsi makanan bergizi seimbang, suplementasi zat besi, dan gaya hidup sehat guna mencegah stunting serta anemia, yang masih menjadi persoalan serius di Kabupaten Malang.
Kegiatan ini disambut antusias oleh para peserta dan perangkat desa. Aparat desa Bululawang turut mengapresiasi sinergi antara mahasiswa KKN, Duta GenRe, dan institusi kepolisian dalam menyampaikan materi-materi penting bagi masa depan remaja.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan kesadaran remaja akan pentingnya menjaga kesehatan fisik dan mental semakin meningkat, serta tercipta lingkungan yang lebih aman dan sehat di tingkat desa. (*)












