Jangan Biarkan Jamaah Kehilangan Hajinya; Catatan Kritis Armuzna 2026

Mohammad Saihu (Tenaga Ahli Fraksi PKB DPR dan Dosen Prodi Ilmu Politik Universitas Sunan Gresik)

Opini | Koranbangsa.con — Di tanah Haram, jutaan manusia hadir membawa harapan menyempurnakan perjalanan batin menunaikan rukun Islam terakhir dengan khusyuk dan penuh ketenangan. Mereka datang bukan sekadar “pergi haji”, tetapi untuk memperoleh pengalaman ibadah yang utuh sebagaimana diajarkan Rasulullah SAW. Namun, di balik antusiasme spiritual yang besar itu, penyelenggaraan haji masih menyisakan banyak catatan penting, terutama dalam rangkaian Armuzna (Arafah, Muzdalifah, dan Mina) yang merupakan mahkota ibadah haji.

Armuzna atau *_Masyair_* bukan sekadar perpindahan jutaan manusia dari satu titik ke titik lain. Ia adalah ruang ibadah yang di dalamnya terdapat rukun, wajib, dan sunnah haji yang sangat menentukan kesempurnaan manasik jamaah. Karena itu, pengelolaannya tidak cukup hanya dilihat dari sisi teknis transportasi dan akomodasi, tetapi juga dari sisi perlindungan terhadap kekhusyukan dan hak spiritual jamaah.

Musim haji 2026 harus menjadi momentum evaluasi besar, terutama bagi kementerian yang kini secara khusus menangani urusan haji, agar pelayanan jamaah tidak berhenti. Sebab ada satu hal yang sering luput dipahami: jangan sampai jamaah pulang dengan status hajinya sah, tetapi kehilangan pengalaman hajinya.

Persoalan pertama yang layak menjadi perhatian serius adalah Tarwiyah pada 8 Dzulhijjah. Dalam tradisi manasik, Tarwiyah merupakan sunnah penting yang dicontohkan Rasulullah SAW ketika bergerak menuju Mina sebelum wukuf di Arafah.Namun, dalam praktik penyelenggaraan haji Indonesia, Tarwiyah sering berada dalam situasi yang membingungkan: dibolehkan, tetapi tidak difasilitasi secara resmi.
Akibatnya, sebagian jamaah melaksanakannya secara mandiri, sementara sebagian lainnya bahkan baru mengetahui setelah tiba di tanah Haram bahwa Tarwiyah ternyata diperbolehkan. Tidak sedikit yang kemudian merasa kecewa karena kehilangan kesempatan menjalankan salah satu sunnah penting dalam perjalanan hajinya.

Di sinilah pentingnya kejelasan sikap pemerintah. Bila Tarwiyah memang belum memungkinkan untuk difasilitasi secara menyeluruh karena keterbatasan regulasi dan kapasitas di Arab Saudi, maka jamaah harus diberi penjelasan yang terbuka sejak awal. Sebaliknya, bila tetap dibolehkan secara mandiri, maka perlu ada panduan resmi yang jelas agar jamaah tidak kebingungan.

Jamaah haji berhak mengetahui seluruh pilihan ibadah yang dibenarkan syariat. Ketidakjelasan informasi justru melahirkan kegelisahan yang sebenarnya tidak perlu terjadi.

Catatan berikutnya adalah Arafah, puncak seluruh ibadah haji. Rasulullah SAW bersabda, “Al-hajju ‘Arafah”—haji itu adalah Arafah.

Karena itu, seluruh tata kelola Arafah seharusnya menjadi prioritas tertinggi. Sayangnya, persoalan klasik terus berulang setiap tahun: keterbatasan kapasitas tenda, kepadatan jamaah, distribusi ruang yang tidak merata, hingga keterlambatan transportasi menuju lokasi wukuf.

Dalam banyak pengalaman jamaah, ada yang sudah bersiap sejak sore hari tanggal 8 Dzulhijjah, tetapi baru diberangkatkan menuju Arafah menjelang Subuh 9 Dzulhijjah. Jamaah lansia dan difabel menjadi kelompok paling rentan menghadapi situasi ini.
Padahal wukuf seharusnya menjadi momentum paling khusyuk dalam seluruh perjalanan haji, bukan momentum kepanikan akibat ketidakpastian layanan.

Petugas haji harus benar-benar disiapkan untuk mengatur kapasitas jamaah secara presisi. Distribusi tenda tidak boleh semrawut. Jangan sampai ada jamaah yang kehilangan kekhusyukan karena sibuk mencari tempat duduk, kepanasan, atau terpisah dari rombongan.

Sebab bila wukuf sebagai rukun utama terganggu akibat buruknya tata kelola pelayanan, maka negara secara moral ikut menanggung beban tanggung jawab terhadap kualitas pelayanan ibadah jamaah.

Dari Arafah, jamaah bergerak menuju Muzdalifah. Di sinilah persoalan lain muncul. Hampir semua jamaah memiliki impian yang sama: mabit di Muzdalifah sebagaimana dicontohkan Rasulullah SAW.
Namun kenyataannya, tidak semua jamaah Indonesia dapat benar-benar turun dan menginap di Muzdalifah. Sebagian hanya melakukan murur, melintas tanpa turun dari kendaraan karena kepadatan yang sangat tinggi.

Secara fiqh, murur memang dibolehkan sebagai _rukhsah_ dalam kondisi tertentu. Tetapi rukhsah tidak boleh berubah menjadi pola permanen yang dianggap biasa. Pemerintah tetap harus mencari solusi agar sebanyak mungkin jamaah dapat menjalankan mabit secara utuh. Rekayasa pergerakan jamaah, penambahan armada, pengaturan kloter, hingga pola keberangkatan harus dihitung lebih matang dan manusiawi.

Persoalan yang hampir serupa juga terjadi di Mina. Keterbatasan kapasitas tenda membuat sebagian jamaah menjalani tanazul, yakni kembali ke hotel dan tidak mabit di Mina.

Fiqh memang memberikan ruang dispensasi. Rasulullah SAW pernah memberikan keringanan kepada para penggembala untuk tidak mabit karena harus mengurus ternaknya. Namun dispensasi fiqh semestinya menjadi solusi darurat, bukan dijadikan standar layanan yang terus dianggap normal.

Banyak jamaah Indonesia berasal dari latar pendidikan agama yang sangat beragam. Tidak semua memahami konsep rukhsah secara mendalam. Yang mereka pahami sederhana: mabit di Mina adalah bagian dari jejak ibadah Nabi yang ingin mereka ikuti dengan sempurna.

Karena itu, negara harus terus mencari jalan agar jamaah reguler pun mendapatkan kesempatan yang lebih layak untuk menjalankan mabit di Mina. Bila ada skema tambahan layanan untuk jamaah khusus, maka jamaah reguler juga patut mendapatkan perhatian serius dalam perluasan fasilitas dan kapasitas.

Puncak kelelahan jamaah biasanya terjadi saat melontar jumrah di kawasan Jamarat. Dari tenda Mina menuju lokasi lontar, jamaah harus berjalan dalam arus manusia yang sangat padat dengan suhu ekstrem yang kerap melampaui 45 derajat Celsius.

Pada fase akhir lontar jumrah, tidak sedikit jamaah yang akhirnya harus pulang berjalan kaki karena kendaraan tidak mampu menjangkau titik penjemputan. Dalam kondisi seperti itu, jamaah lansia, difabel, dan jamaah dengan kondisi fisik lemah menjadi kelompok paling rentan.
Di sinilah fungsi petugas haji benar-benar diuji. Mereka bukan sekadar pendamping administratif, melainkan pelindung jamaah di lapangan. Mereka harus menguasai peta, memahami jalur evakuasi, siap membantu jamaah tersesat, hingga mampu bertindak cepat dalam situasi darurat.

Penyelenggaraan haji ke depan harus dibangun dengan paradigma baru: memuliakan ibadah jamaah, bukan sekadar mengatur kerumunan manusia.
Sebab haji bukan hanya soal berhasil memberangkatkan dan memulangkan jamaah. Yang jauh lebih penting adalah memastikan jamaah dapat menjalankan rukun, wajib, dan sunnah hajinya dengan aman, layak, khusyuk, dan bermartabat.
Jangan sampai ada jamaah yang pulang sambil membawa satu penyesalan: sudah sampai di Tanah Suci, tetapi kehilangan kesempatan merasakan utuhnya perjalanan haji yang selama puluhan tahun mereka rindukan. (*)

Oleh: Mohammad Saihu
Tenaga Ahli DPR RI Fraksi PKB, Jamaah Haji 2025

Media Interaktif Gunakan Visual Sinematik Untuk Perkenalkan Produk Kosmetik
Pengelolaan Produksi Digital Lebih Terintegrasi Berkat Antarmuka Yang Terpadu
Antara Roulette Amerika Dan Eropa, Manakah Yang Lebih Menguntungkan?
Platform Niaga Visual Yang Berkembang Ubah Cara Distribusi Produk Kecantikan
Konsistensi Mutu Dan Keamanan Konsumen Jadi Fokus Pengembangan Formula Kosmetik
Kebutuhan Konsumen Dipahami Pengembang Kosmetik Digital Lewat Analitik Prediktif
Mahasiswa Rekayasa Kosmetik Terapan Memiliki Kompetensi Terbaru Berkat Kemitraan Industri
Pengamatan Statistik Terstruktur Digunakan Untuk Memetakan Preferensi Visual Konsumen
Konsumen Kosmetik Dinamis Merasakan Efek Warna Dari Sweet Bonanza
Penyesuaian Kapasitas Teknologi Secara Bertahap Dipermudah Infrastruktur Modular Bagi Agroindustri
Pengembangan Platform Digital Berkelanjutan Menggunakan Analisis Dinamis Pragmatic Play Sebagai Acuan!
Pendekatan Komputasi Modern Berbasis Data Mengembangkan Evolusi Mekanisme Pragmatic Play!
Pendekatan Baru Untuk Optimalisasi Infrastruktur Digital Diperkenalkan Oleh Pragmatic Play!
Perspektif Baru Dalam Studi Sistem Probabilistik Dibuka Oleh Pendalaman Analisis Pragmatic Play!
Arsitektur Data Yang Lebih Adaptif Membangun Harmonisasi Sistem Pragmatic Play!
Saldo Bergerak Dan Modal Awal Mahjongways Kasino Online Dibandingkan Lewat Teknik
Perhitungan Mahjongways Kasino Online Lebih Mudah Dengan Teknik Pembulatan Nominal Taruhan
Pendekatan Analisis Data Berkelanjutan Mendorong Transformasi Sistem Digital Pragmatic Play!
Recovery Factor Digunakan Mengevaluasi Pemulihan Saldo Di Mahjongways Kasino Online
Integrasi Sistem Analitik Real-Time Melakukan Penguatan Infrastruktur Pragmatic Play!
Perubahan Scatter Hitam Kini Diperhatikan Oleh Pemain Kasino Online Yang Aktif
Belakangan Ini Ramai Dibahas Tentang Dinamika Baru Kasino Online Dan Scatter Hitam
Menuju 20 Juta, Pendekatan Konsisten Digunakan Membaca Sinkronisasi Pola Mahjong Ways 2 PG Soft!
Notifikasi Yang Masuk Dapat Mengganggu Konsentrasi Bermain Di Mahjongways Kasino Online
Struktur Reel Dipakai Untuk Memahami Pembentukan Kombinasi Di Mahjongways Kasino Online
Kompetensi Mahasiswa Dalam Rekayasa Kosmetik Modern Diperkuat Kurikulum Kolaboratif Industri
Informasi Produk Kosmetik Dapat Dipahami Lewat Antarmuka Digital Yang Ramah
Stabilitas Formulasi Kosmetik Melibatkan Variansi Viskositas Dan Juga Bahan Aktif
Pengalaman Interaktif Konsultasi Kosmetik Diperkaya Oleh Teknologi Suara Yang Adaptif
Kualitas Visual Produk Kecantikan Daring Ditingkatkan Oleh Sistem Rendering Yang Cerdas
Ukuran Sampel Ditentukan Lewat Teknik Sebelum Mengubah Strategi Mahjongways Kasino Online
Pendekatan Analisis Yang Lebih Komprehensif Diedepankan Dalam Pengembangan Teknologi Pragmatic Play
Stabilitas Sistem Diperkuat Pragmatic Play Lewat Pendekatan Analisis Prediktif Berkelanjutan
Bagian Penting Dalam Transformasi Platform Hiburan Digital Adalah Teknologi Pragmatic Play!
Standar Baru Dalam Sistem Interaktif Digital Dihasilkan Oleh Pengembangan Pragmatic Play
Penguatan Infrastruktur Analitik Modern Mempercepat Transformasi Digital Pragmatic Play!
Optimalisasi Analisis Berkelanjutan Memperkuat Sistem Komputasional Pragmatic Play
Optimalisasi Arsitektur Teknologi Berbasis Data Mendukung Evolusi Pragmatic Play
Optimalisasi Kinerja Platform Digital Dibantu Oleh Pendekatan Berbasis AI Pragmatic Play
Sinergi Big Data Dan AI Membuat Infrastruktur Pragmatic Play Mengalami Modernisasi
Pengembangan Infrastruktur Digital Yang Lebih Responsif Terinspirasi Oleh Pragmatic Play
Teknologi Interaktif Dikembangkan Pragmatic Play Lewat Pendekatan Analisis Yang Lebih Mendalam
Peluang Baru Dalam Transformasi Digital Dibuka Oleh Pendalaman Teknologi Pragmatic Play
Evaluasi Berbasis Statistik Komputasional Digunakan Mengembangkan Mekanisme Digital Pragmatic Play
Optimalisasi Pengelolaan Data Digital Memperkuat Arsitektur Modern Pragmatic Play
Pergeseran Paradigma Teknologi Di Indonesia Dibawa Oleh Kehadiran Mahjong Modern
Perubahan Infrastruktur Ditelusuri Algoritma Cerdas Lewat Analisis Prediktif
Perubahan Dinamika Komunitas Digital Modern Digambarkan Oleh Behavioral Computing Analytics
Perubahan Kebiasaan Pengguna Digital Tercermin Dalam Fitur Interaktif Mahjong Ways
Pemahaman Kritis Terhadap Informasi Permainan Ditingkatkan Berkat Data RTP
Pengembangan Teknologi Digital Yang Lebih Inovatif Menjadikan Pragmatic Play Sebagai Referensi
Pendekatan Analitik Yang Lebih Adaptif Mendorong Infrastruktur Modern Pragmatic Play
Harmonisasi Infrastruktur Dan Analitik Modern Membuat Optimalisasi Pragmatic Play Berlangsung
Teknologi Pembelajaran Mesin Mendukung Pengembangan Sistem Cerdas Pragmatic Play
Arah Baru Dalam Evolusi Teknologi Digital Berkelanjutan Dibuka Oleh Sistem Analitik Pragmatic Play
Analisis Rasional Dilakukan Terhadap Hasil Bermain Tanpa Menganggapnya Kepastian Finansial
Pemanfaatan Algoritma Modern Berbasis Analisis Kuantitatif Membantu Memahami Keragaman Outcome
Strategi Integrasi Cloud Computing Memperkuat Efisiensi Operasional Kasino Online
Aktivitas Efisien Yang Lebih Mudah Dievaluasi Ditelusuri Lewat Observasi Indikator
Cara Pengguna Berinteraksi Dengan Mahjong Modern Berubah Karena Antarmuka Interaktif
Inovasi Digital Telah Dihadirkan Oleh Pragmatic Play!
Dari Pragmatic Play, Transformasi Digital Dimulai
Pragmatic Play Memerlukan Analisis Yang Komprehensif
Teknologi Prediktif Mendorong Perkembangan Pragmatic Play
Pragmatic Play Diperkuat Melalui Pendekatan Analitik
Efisiensi Baru Dalam Infrastruktur Digital Dihasilkan Model Analitik Pragmatic Play
Landasan Inovasi Teknologi Digital Terbentuk Dari Pengembangan Komputasional Pragmatic Play
Cara Pengelolaan Platform Hiburan Digital Berubah Karena Teknologi Analitik Pragmatic Play
Biaya Sesi Dapat Dipahami Melalui Perhitungan Menyeluruh Akumulasi Taruhan Mahjongways Kasino Online
Transparansi Komputasi Menjelaskan Keadilan Hasil Melalui Mekanisme Algoritma Acak Mahjongways Kasino Online
Pragmatic Play Didukung Oleh Infrastruktur Yang Cerdas
Volatilitas Permainan Mencakup Lonjakan Pengganda Mahjongways Kasino Online Yang Perlu Dipahami
Struktur Digital Dioptimalkan Pragmatic Play Dengan Pendekatan Komputasi Yang Lebih Efektif
Harmonisasi Infrastruktur Teknologi Modern Meningkatkan Sistem Adaptif Pragmatic Play
Kombinasi Tertentu Terlihat Lebih Sering Terjadi Karena Konfirmasi Selektif Mahjongways Kasino Online
Penilaian Dapat Dikembalikan Melalui Waktu Istirahat Mahjongways Kasino Online Sebelum Melanjutkan Aktivitas
Pengeluaran Terjaga Melalui Kontrol Nominal Mahjongways Kasino Online Saat Perubahan Saldo Berlangsung Cepat
Kemungkinan Fitur Muncul Pada Putaran Baru Tidak Meningkat Oleh Hasil Sebelumnya Mahjongways Kasino Online
Pengambilan Keputusan Yang Lebih Terukur Didukung Oleh Pengkajian Data Putaran Mahjongways Kasino Online
Risiko Penggunaan Uang Untuk Kebutuhan Pokok Berkurang Dengan Perencanaan Dana Mahjongways Kasino Online