MALANG | KORANBANGSA.com – Sebanyak 17 mahasiswa Universitas Negeri Malang (UM) resmi melaksanakan program Asistensi Mengajar (AM) di MAN 1 Malang dalam rentan waktu mulai tanggal 13 Februari 2025 hingga 03 Juni 2025. Mahasiswa yang tergabung dalam program ini berasal dari berbagai program studi, yakni S1 Pendidikan Bahasa Arab (6 mahasiswa), S1 Pendidikan Matematika (4 mahasiswa), S1 Pendidikan Jasmani, Kesehatan, dan Rekreasi (4 mahasiswa), serta S1 Pendidikan Biologi (3 mahasiswa).
Sebelum terjun ke lapangan, perwakilan mahasiswa melakukan observasi awal ke sekolah. Mereka disambut hangat oleh Kepala Sekolah dan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kurikulum, Bapak Pais, M.Pd., yang juga bertindak sebagai guru koordinator program AM. Dalam tahap awal, para mahasiswa menyusun rancangan program kegiatan serta menjadwalkan agenda pengantaran dan pembukaan kegiatan AM yang dilaksanakan pada 13 Februari 2025.
Pada hari pertama, para mahasiswa dikenalkan dengan guru pamong dari masing-masing program studi. Mahasiswa dari prodi Pendidikan Bahasa Arab dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama, terdiri dari Faiza Salsabila, Ahmad Asyrafil Khalqi Dahlan, dan Ahmad Ikhsan Fauzi dibimbing oleh Bapak Nasikun Amin, S.Pd., sedangkan kelompok kedua dibimbing oleh Ibu Muyasaroh.
Di minggu pertama, mahasiswa melakukan observasi terhadap kegiatan pembelajaran, kegiatan non-akademik, serta administrasi sekolah. Mereka juga berdiskusi dengan guru pamong mengenai perangkat pembelajaran seperti RPE, Prota, Modul Ajar, hingga sistem penilaian. Para mahasiswa kemudian mulai menerima penempatan kelas masing-masing untuk mengajar, salah satunya Faiza Salsabila yang mendapat amanah mengajar di kelas XI-D dengan jumlah siswa sebanyak 33 orang.
Pada minggu ketiga, mahasiswa mulai merealisasikan program yang telah dirancang. Kegiatan diawali dengan membantu pelaksanaan tugas-tugas non-akademik dan administrasi seperti piket 5S, piket tata tertib, piket keputrian, serta piket perpustakaan dan UKS. Selain itu, mereka juga berkolaborasi dengan mahasiswa AM-KKM dari UIN Maulana Malik Ibrahim Malang yang berjumlah 11 orang.
Kegiatan piket dilakukan secara terjadwal, antara lain mencatat pelanggaran, merekap presensi, menjaga UKS, menata perpustakaan, serta mendampingi siswi dalam kegiatan keputrian seperti pembacaan Rotibul Haddad, Imriti, Istighosah, dan Asmaul Husna.
MAN 1 Malang dikenal sebagai sekolah berprestasi dan favorit di Kabupaten Malang. Sekolah ini telah terakreditasi A dan didukung dengan teknologi pembelajaran modern. Selain itu, lokasi sekolah yang strategis dekat jalan raya menjadikannya mudah diakses. Fasilitas antar-jemput juga tersedia bagi siswa yang tinggal di asrama.
Selama menjalani program, para mahasiswa mengaku mendapatkan banyak pengalaman dan pembelajaran, baik dalam bidang akademik maupun pengembangan soft skill. Salah satunya adalah kemampuan komunikasi formal antar pihak internal dan eksternal sekolah. Mahasiswa juga turut membantu dalam proses pembelajaran dan kegiatan bimbingan olimpiade Bahasa Arab.
MAN 1 Malang juga menjalankan berbagai program unggulan seperti Sekolah Adiwiyata, Sekolah Sehat (SSK), dan Sekolah Ramah Anak. Selain itu, terdapat program Kelas Bimbingan Istimewa yang ditujukan bagi siswa berbakat di bidang akademik maupun non-akademik seperti olahraga, vokasi, dan tahfidzul Qur’an.
Sebagai penutup, para mahasiswa mengungkapkan rasa syukur atas kesempatan belajar langsung di dunia pendidikan melalui program Asistensi Mengajar ini. Mereka juga menyampaikan apresiasi kepada pihak sekolah dan Universitas Negeri Malang yang telah mendukung penuh pelaksanaan program tersebut. “Kami merasa bersyukur, dengan adanya program asistensi mengajar ini, kami diberi kesempatan untuk belajar langsung di dunia pendidikan. Malang, (3/6/2025)












