Malang | Koranbangsa.com – Semangat kebersamaan dan optimisme menyongsong masa depan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mewarnai pelaksanaan tasyakuran Hari Lahir (Harlah) PKB ke-28 yang diselenggarakan Dewan Pengurus Anak Cabang (DPAC) PKB Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang. Kegiatan yang berlangsung di Auditorium KH Isma’il, Desa Donowarih, Kecamatan Karangploso, Senin (27/7/2026) sore itu menjadi momentum memperkokoh konsolidasi organisasi sekaligus mempertegas komitmen kader dalam memperjuangkan aspirasi masyarakat.
Acara yang dipimpin langsung Ketua DPAC PKB Kecamatan Karangploso, Abdul Qodim atau yang akrab disapa Cak Qodim, dihadiri ratusan pengurus, kader, simpatisan, serta tokoh masyarakat dari berbagai desa di Kecamatan Karangploso. Kehadiran mereka menunjukkan soliditas akar rumput PKB yang terus tumbuh sebagai kekuatan politik yang dekat dengan masyarakat.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB H. Ali Ahmad, S.H. atau Gus Ali, serta Anggota DPRD Kabupaten Malang Fraksi PKB H. Muslimin, S.Pd. atau Cak Muslimin.
Dalam sambutannya, Cak Qodim menyampaikan rasa syukur atas perjalanan panjang PKB yang kini memasuki usia ke-28. Menurutnya, usia tersebut merupakan bukti kedewasaan partai dalam mengawal demokrasi sekaligus memperjuangkan kepentingan masyarakat di berbagai tingkatan.
“Atas nama keluarga besar DPAC PKB Kecamatan Karangploso, kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pengurus, kader, simpatisan, dan masyarakat yang selama ini terus memberikan kepercayaan kepada PKB. Kebersamaan ini adalah kekuatan terbesar kita. Semoga di usia ke-28 ini PKB semakin solid, semakin dicintai rakyat, dan terus menjadi partai yang istiqamah memperjuangkan kepentingan masyarakat, bangsa, dan negara,” ujar Cak Qodim.
Ia menegaskan bahwa DPAC PKB Karangploso akan terus memperkuat konsolidasi hingga tingkat ranting dan anak ranting sebagai fondasi utama dalam menghadapi dinamika politik ke depan.
Sementara itu, Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKB, H. Ali Ahmad, menilai Harlah PKB bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum refleksi untuk memperkuat pengabdian kepada masyarakat.
Menurut Gus Ali, PKB lahir dari semangat perjuangan para ulama dan warga Nahdlatul Ulama yang mengedepankan nilai-nilai kebangsaan, keadilan sosial, serta pelayanan kepada rakyat.
“Saya mengapresiasi kekompakan keluarga besar PKB Karangploso yang terus menjaga semangat perjuangan partai hingga ke tingkat akar rumput. PKB harus terus hadir sebagai rumah perjuangan rakyat, mendengarkan aspirasi masyarakat, dan memberikan solusi atas berbagai persoalan yang mereka hadapi. Mari kita jadikan Harlah ini sebagai energi baru untuk bekerja lebih keras, lebih dekat dengan masyarakat, dan terus menjaga persatuan bangsa,” tutur Gus Ali.
Ia juga mengajak seluruh kader agar terus menjaga nilai-nilai keislaman yang moderat, nasionalisme, serta budaya gotong royong sebagai identitas utama PKB.
Senada dengan itu, Anggota DPRD Kabupaten Malang H. Muslimin menegaskan bahwa keberhasilan PKB tidak hanya diukur dari capaian elektoral, tetapi juga dari sejauh mana partai mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Terima kasih kepada seluruh kader dan simpatisan yang selama ini terus membersamai perjuangan PKB. Kebersamaan ini harus terus kita rawat. Insya Allah, apabila seluruh kader tetap kompak, menjaga amanah, dan terus bekerja untuk rakyat, PKB akan semakin besar dan semakin dipercaya masyarakat. Mari kita jadikan Harlah ke-28 ini sebagai momentum memperkuat pengabdian demi kemajuan Kabupaten Malang, Jawa Timur, dan Indonesia,” ungkap Cak Muslimin.
Suasana tasyakuran berlangsung penuh kehangatan dan kekeluargaan. Selain diisi doa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas perjalanan PKB selama hampir tiga dekade, kegiatan tersebut juga menjadi forum silaturahmi antarkader sekaligus memperkuat koordinasi organisasi menjelang berbagai agenda politik dan pembangunan di masa mendatang.
Perayaan Harlah PKB ke-28 di Kecamatan Karangploso mencerminkan semangat konsolidasi yang terus dibangun partai berlambang bola dunia dikelilingi sembilan bintang tersebut. Dengan mengusung nilai perjuangan, kebersamaan, dan pengabdian kepada masyarakat, PKB menegaskan komitmennya untuk tetap menjadi partai yang berpihak kepada kepentingan rakyat, menjaga nilai-nilai kebangsaan, serta berkontribusi dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkeadilan. (Vani)












