Malang | koranbangsa.com – Mahasiswa KKN-T Kelompok 7 Universitas Islam Al-Qolam Malang melaksanakan kegiatan Focus Group Discussion (FGD) bersama masyarakat setempat, dan berbagai elemen desa sebagai langkah awal dalam mewujudkan Desa Banjarejo yang maslahah, maju, dan berdaya.
Kegiatan yang berlangsung di Masjid Nurul Hidayah Dusun Selobrojo ini berlangsung dengan penuh khidmat, hangat, dan semangat kebersamaan. Acara dimulai pukul 19.00 dan berlangsung kurang lebih selama empat jam dengan dihadiri langsung oleh Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) KKN-T Kelompok 7, mahasiswa KKN-T Kelompok 7, fasilitator Ansor, dan tokoh NU, serta perwakilan masyarakat Dusun Selobrojo dan Desa Banjarejo.
FGD ini menjadi ruang musyawarah bersama dalam membahas arah pembangunan desa dan penyusunan program kerja yang akan dijalankan mahasiswa KKN-T selama kurang lebih tiga bulan masa pengabdian di Desa Banjarejo. Dalam forum tersebut, mahasiswa menyampaikan hasil data yang telah diperoleh selama kegiatan sensus populasi dan survei lapangan. Data tersebut kemudian divalidasi bersama warga, tokoh masyarakat, serta perwakilan RW guna memastikan bahwa seluruh informasi yang diperoleh benar-benar sesuai dengan kondisi nyata masyarakat di lapangan.

Suasana diskusi berlangsung sangat aktif dan komunikatif. Audiens tidak hanya hadir sebagai pendengar, namun turut berpartisipasi secara langsung dengan menyampaikan pendapat, masukan, harapan, bahkan berbagai persoalan yang selama ini dirasakan masyarakat. Mulai dari persoalan sosial, lingkungan, pendidikan, ekonomi, hingga pemberdayaan masyarakat menjadi topik pembahasan yang dibicarakan bersama dalam forum tersebut. Para tokoh ormas dan aparat NU juga memberikan banyak pandangan serta arahan agar program kerja mahasiswa nantinya benar-benar membawa manfaat nyata dan berkelanjutan bagi masyarakat Desa Banjarejo.
Dalam kegiatan ini juga dibahas mengenai penyusunan dan validasi program kerja desa untuk jangka lima tahun ke depan. Mahasiswa bersama masyarakat mencoba memetakan kebutuhan prioritas desa serta menentukan langkah-langkah strategis yang dapat menjadi solusi atas berbagai permasalahan yang ada. Melalui pendekatan musyawarah dan partisipasi aktif masyarakat, diharapkan program kerja yang disusun nantinya tidak hanya bersifat sementara, tetapi mampu menjadi pijakan awal menuju perubahan yang lebih baik bagi desa.
Kehangatan dan antusiasme masyarakat terlihat jelas sepanjang kegiatan berlangsung. Tidak sedikit warga yang secara terbuka menyampaikan aspirasi dan harapannya terhadap keberadaan mahasiswa KKN-T di Desa Banjarejo. Hal ini menunjukkan adanya semangat kolaborasi yang kuat antara mahasiswa, tokoh masyarakat, perangkat desa, dan organisasi masyarakat dalam membangun desa secara bersama-sama.
Melalui kegiatan FGD ini, mahasiswa KKN-T Universitas Islam Al-Qolam Malang berharap dapat menjalankan pengabdian yang tidak hanya sebatas program kerja, namun juga mampu menjadi bagian dari proses pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa yang berkelanjutan. Langkah awal menuju Desa Maslahah telah dimulai dengan penuh keberkahan, semangat gotong royong, dan harapan besar untuk masa depan Desa Banjarejo yang lebih baik.












