Berita  

Demo Pendidikan di Kantor Bupati Malang Berujung Ricuh, BEM Ancam Aksi Lebih Besar

Malang | Koranbangsa.com — Aksi demonstrasi yang digelar Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Kabupaten Malang di depan Kantor Bupati Kabupaten Malang, Jumat (13/2), berujung ricuh. Aksi tersebut mengangkat persoalan krusial dunia pendidikan, mulai dari kesejahteraan guru honorer, sulitnya data guru masuk sistem Data Pokok Pendidikan (Dapodik), hingga banyaknya kepala sekolah yang belum definitif.

Massa mahasiswa memadati halaman kantor bupati dan secara bergantian menyampaikan orasi serta tuntutan. Mereka mendesak Pemerintah Kabupaten Malang segera menyelesaikan problem pendidikan yang dinilai telah lama berlarut. Mahasiswa menilai, sebagai daerah dengan jumlah satuan pendidikan yang besar, Kabupaten Malang seharusnya mampu menghadirkan tata kelola pendidikan yang lebih tertib, profesional, dan berpihak pada tenaga pendidik.

Dalam tuntutannya, mahasiswa menyoroti kondisi guru honorer yang hingga kini masih menghadapi persoalan kesejahteraan. Selain itu, mereka juga menegaskan adanya guru yang kesulitan masuk atau terdata dalam sistem Dapodik, sehingga berdampak pada hak administrasi, pencairan tunjangan, hingga kepastian status kerja. Tidak hanya itu, mahasiswa juga mengkritisi banyaknya kepala sekolah yang masih berstatus Pelaksana Tugas (PLT), padahal aturan dari pemerintah pusat mengharuskan jabatan kepala sekolah diisi secara definitif paling lambat 31 Desember 2025.

Kericuhan mulai terjadi ketika massa aksi meminta kepastian untuk berdialog langsung dengan Bupati Kabupaten Malang. Sebelumnya, disebutkan telah ada komunikasi bahwa massa aksi akan difasilitasi bertemu dengan bupati. Namun hingga aksi berlangsung, Bupati Kabupaten Malang tidak menemui massa aksi.

Ketiadaan pertemuan tersebut memicu kekecewaan di lapangan. Massa aksi yang mencoba mendekat ke pintu gerbang kantor bupati untuk meminta kejelasan kemudian dihadang aparat keamanan. Dorong-dorongan pun tidak terhindarkan dan situasi berubah menjadi ricuh. Sejumlah mahasiswa dilaporkan mengalami tindakan represif dalam insiden tersebut.

Samadi selaku Koordinator Lapangan (Korlap) aksi menyampaikan kekecewaannya atas tindakan yang terjadi. Ia menegaskan bahwa mahasiswa datang untuk memperjuangkan isu pendidikan, bukan menciptakan kekacauan.

“Kami membawa isu kesejahteraan guru honorer, persoalan Dapodik, dan kepala sekolah yang belum definitif. Sangat kami sayangkan jika aspirasi pendidikan justru direspons dengan tindakan represif, apalagi ketika bupati tidak menemui massa aksi,” ujar Samadi.

Sementara itu, Alfarizi selaku Koordinator BEM Kabupaten Malang menilai pemerintah daerah belum memberikan kejelasan atas tuntutan yang disampaikan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa tidak dapat berdialog dengan massa aksi oleh bupati menjadi salah satu pemicu kekecewaan yang berujung pada ketegangan di lapangan.

“Kami belum menemukan titik kejelasan sampai hari ini. Kesepakatan untuk berdialog tidak dengan bupati tidak terlaksana. Sementara persoalan pendidikan di Kabupaten Malang terus-terusan tanpa kepastian,” tegas Alfarizi.

Ia memastikan Aliansi BEM Kabupaten Malang tidak akan berhenti sampai ada respons konkret dari pemerintah daerah.

“Kami akan mengadakan aksi lanjutan dengan massa yang lebih besar, karena sampai saat ini belum ada kejelasan dari pemerintah daerah,” pungkasnya.

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam