Optimalisasi Branding Potensi Kelurahan Candirenggo di Era Digital

Workshop di RT 07 RW 07 yang diselenggarakan oleh Mahasiswa KKN-T Kelompok 12 Candirenggo didampingi oleh Pimpinan Kelurahan Candirenggo Melani Astuti S,Sos., pengurus LPMK Kelurahan Candirenggo, dan Warga Setempat.

(Sumber: Mahasiswa KKN-T Kelompok 12 Mochammad Rafli P. R)

KORANBANGSA.COM– Singosari – Upaya mendorong penguatan potensi lokal melalui pemanfaatan teknologi digital terus dilakukan di Kelurahan Candirenggo. Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang menggelar Workshop Optimalisasi Branding Potensi Kelurahan Candirenggo di Era Digital. Kegiatan ini didampingi oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UNIRA Malang, Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan (LPMK), Pimpinan Kelurahan Candirenggo, Ketua RW 07, serta diikuti oleh warga setempat pada Sabtu (31/01/2025).

Workshop yang dilaksanakan di aula Kelurahan Candirenggo tersebut menghadirkan dua narasumber dengan materi yang relevan dengan kebutuhan Masyarakat setempat. Materi pertama disampaikan oleh Nur Al Maida, M.Pd. Membahas strategi pemasaran UMKM, sedangkan materi kedua disampaikan oleh Aan Sulthon., S.Pd.,S.Sn.,M.EY. Berfokus pada digitalisasi pembayaran melalui pembuatan QRIS sebagai langkah adaptasi di era digital.

Nur Al Maida, M.Pd menyampaikan pentingnya strategi pemasaran yang tepat bagi pelaku UMKM agar mampu bersaing dan berkembang. Ia menekankan bahwa pemanfaatan media digital dapat membantu pelaku usaha menjangkau pasar yang lebih luas serta meningkatkan daya tarik produk lokal. Menurutnya, branding yang konsisten dan pemasaran yang kreatif menjadi kunci utama dalam memperkuat identitas UMKM di tingkat kelurahan.

Sementara itu, Aan Sulthon., S.Pd.,S.Sn.,M.EY memaparkan materi mengenai digitalisasi pembayaran melalui pembuatan QRIS. Ia menjelaskan bahwa penggunaan QRIS dapat mempermudah transaksi, meningkatkan kepercayaan konsumen, serta mendorong pelaku UMKM untuk beralih ke sistem pembayaran non-tunai yang lebih praktis dan aman. Materi ini disambut antusias oleh peserta, terutama pelaku UMKM yang ingin mengembangkan usahanya.

Pimpinan Kelurahan Candirenggo Melani Astuti, S.Sos dalam sambutannya menyampaikan bahwa kehadiran mahasiswa KKN-T UNIRA Malang membawa kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia menilai kegiatan tersebut sejalan dengan kebutuhan kelurahan dalam menghadapi tantangan digitalisasi.
“Melalui workshop ini, kami berharap potensi yang dimiliki Candirenggo dapat dikenal lebih luas, tidak hanya secara lokal, tetapi juga melalui media digital,” ungkapnya.

Di sisi lain, perwakilan LPPM UNIRA Malang menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perguruan tinggi dalam menjalankan pengabdian kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa mahasiswa KKN-T tidak hanya hadir untuk menjalankan program, tetapi juga menjadi mitra strategis bagi kelurahan dalam proses pemberdayaan masyarakat berbasis digital.

Kegiatan ini mendapat apresiasi dari Ketua RW 07 dan pengurus LPMK Candirenggo yang menilai workshop tersebut relevan dengan kebutuhan masyarakat. Melalui kegiatan ini, diharapkan warga Kelurahan Candirenggo semakin siap menghadapi era digital serta mampu mengelola dan mempromosikan potensi wilayah, khususnya UMKM, secara mandiri dan berkelanjutan.

Melalui workshop ini, diharapkan masyarakat Kelurahan Candirenggo semakin siap menghadapi era digital serta mampu mengelola dan mempromosikan potensi wilayah, khususnya UMKM, secara mandiri dan berkelanjutan.

Penulis: Okti Bela Alisia