Berita  

Rehabilitasi Tanpa Hukuman: Kebijakan Salah Kaprah dalam Penanganan Pengguna Narkotika

Opini | Koranbangsa.com — Belakangan ini, beredar luas kebijakan mengenai pengguna narkotika tidak dijatuhi hukuman pidana, melainkan cukup direhabilitasi karena dianggap sebagai korban. Kebijakan ini didukung oleh sudut pandang psikologis dan kemanusiaan, yang menyatakan bahwa pengguna narkoba adalah orang sakit, bukan pelaku kejahatan. Namun, bila ditelaah lebih dalam, pendekatan semata-mata rehabilitatif ini tidak hanya keliru, tetapi juga berbahaya jika diterapkan tanpa kritik.

Menganggap pengguna narkoba sebagai korban sepenuhnya mengabaikan kenyataan bahwa mereka tetap memiliki tanggung jawab atas tindakan mereka. Seorang individu yang sadar, memilih secara aktif untuk menggunakan zat terlarang, memiliki kendali atas keputusan awalnya. Adiksi memang mengurangi kontrol diri, tetapi tidak menghapusnya sama sekali. Pendekatan yang terlalu lunak pada pengguna akan melemahkan rasa tanggung jawab dan justru memberi celah bagi penyalahgunaan sistem hukum, di mana seseorang dapat berkali-kali menggunakan narkoba dan lolos dari jeratan hukum hanya dengan alasan sedang menjalani rehabilitasi.

Narasi bahwa pengguna adalah korban sehingga tak boleh dihukum juga bertentangan dengan prinsip keadilan universal. Banyak pelaku kejahatan lainnya seperti pencuri hingga pelaku kekerasan juga bisa dikatakan sebagai korban sistem kemiskinan, korban ketimpangan, atau korban trauma masa kecil. Namun, sistem hukum tetap mengharuskan mereka mempertanggungjawabkan perbuatannya. Menjadikan status korban sebagai alasan pembebasan dari hukuman menciptakan standar ganda dalam penegakan hukum. Keadilan tidak berarti menghapus hukuman, melainkan memberikan hukuman yang proporsional dan memberi ruang untuk rehabilitasi, bukan menghilangkan unsur pidana sama sekali.

Pendekatan yang hanya berfokus pada rehabilitasi juga kehilangan fungsi fundamental hukum yakni efek jera. Hukum tidak hanya menyembuhkan individu, tetapi juga menjaga tatanan sosial. Ketika seorang pengguna tidak menghadapi konsekuensi hukum apa pun, maka pesan yang tersampaikan ke masyarakat adalah bahwa penggunaan narkoba tidak serius, bisa ditoleransi, bahkan bisa “disembuhkan” tanpa rasa takut. Ini adalah celah berbahaya yang bisa mendorong meningkatnya angka penyalahgunaan.

Tanpa tekanan hukum, rehabilitasi akan kehilangan makna korektifnya. Ia menjadi sekadar fasilitas medis, bukan bagian dari proses pertanggungjawaban moral dan sosial. Dalam jangka panjang, ini justru bisa merusak masyarakat, karena menciptakan ruang abu-abu di mana pelanggaran hukum tidak lagi ditanggapi dengan serius, selama pelakunya bisa mengaku sebagai korban.

Empati terhadap pengguna narkoba memang penting. Namun, empati tidak boleh mengalahkan logika dan keadilan. Rehabilitasi dibutuhkan, tapi tidak cukup. Hukuman tetap perlu hadir, bukan sebagai balas dendam, tetapi sebagai bentuk tanggung jawab, peringatan bagi yang lain, dan perlindungan bagi masyarakat yang lebih luas. Kebijakan narkotika yang efektif adalah kebijakan yang tidak hanya menyembuhkan, tetapi juga memperingatkan.

Penulis : SAMADI — Mahasiswa UNIRA Malang Prodi Ilmu Pemerintahan

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam