Malang | Koranbangsa.com – Komitmen dalam memperkuat kaderisasi generasi muda Nahdlatul Ulama (NU) kembali ditunjukkan melalui pelaksanaan Masa Kesetiaan Anggota (Makesta) Raya II yang diselenggarakan oleh Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU-IPPNU Kecamatan Ngantang bersama mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Al-Qolam Malang. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari, pada 1–2 Agustus 2026, tersebut sukses digelar di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Al Hidayah, Dusun Selobrojo, Desa Banjarejo, Kecamatan Ngantang, Kabupaten Malang.
Makesta merupakan jenjang kaderisasi formal pertama bagi Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) dan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (IPPNU). Melalui kegiatan ini, peserta dibekali pemahaman mengenai nilai-nilai dasar organisasi, wawasan keislaman, kebangsaan, hingga kepemimpinan sebagai bekal untuk menjadi kader muda NU yang memiliki kapasitas intelektual, spiritual, dan sosial.
Pelaksanaan Makesta Raya II tahun ini menghadirkan suasana yang lebih dinamis berkat kolaborasi antara PAC IPNU-IPPNU Ngantang dengan mahasiswa KKN-T Universitas Al-Qolam Malang. Sinergi tersebut menjadi wujud nyata kolaborasi antara organisasi kepelajaran dan perguruan tinggi dalam mendukung penguatan sumber daya manusia, khususnya di kalangan generasi muda.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta mengikuti berbagai materi yang disampaikan oleh para narasumber dan kader berpengalaman. Materi tersebut meliputi ke-NU-an, ke-IPNU-IPPNU-an, keorganisasian, kepemimpinan, penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah, serta pembentukan karakter kepemimpinan yang berintegritas. Tidak hanya menerima teori, peserta juga diajak mengikuti berbagai sesi diskusi, dinamika kelompok, serta kegiatan yang menumbuhkan semangat kebersamaan dan jiwa pengabdian.
Ketua panitia menyampaikan bahwa Makesta bukan sekadar agenda seremonial kaderisasi, tetapi merupakan proses pembentukan karakter yang bertujuan mencetak kader-kader muda yang memiliki loyalitas terhadap organisasi, mampu berpikir kritis, serta siap menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.
Kolaborasi bersama mahasiswa KKN-T Universitas Al-Qolam Malang juga memberikan nilai tambah dalam pelaksanaan kegiatan. Kehadiran mahasiswa tidak hanya membantu aspek teknis penyelenggaraan, tetapi juga menghadirkan perspektif akademik dan pengalaman pengabdian kepada masyarakat yang mampu memotivasi peserta untuk terus mengembangkan diri.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, dan penuh antusiasme. Keberhasilan penyelenggaraan Makesta Raya II tidak terlepas dari sinergi berbagai pihak, mulai dari panitia pelaksana, pemateri, peserta, pengurus PAC IPNU-IPPNU Ngantang, mahasiswa KKN-T Universitas Al-Qolam Malang, pihak MI Al Hidayah, hingga dukungan masyarakat Dusun Selobrojo yang turut berpartisipasi menyukseskan kegiatan.
Tingginya semangat peserta selama mengikuti setiap sesi menjadi gambaran bahwa kaderisasi tetap memiliki daya tarik dan menjadi kebutuhan penting bagi generasi muda. Di tengah derasnya arus globalisasi, perkembangan teknologi informasi, serta berbagai tantangan sosial yang dihadapi pelajar saat ini, penguatan ideologi, moralitas, dan kepemimpinan menjadi fondasi utama dalam mencetak generasi penerus bangsa yang berkualitas.
Melalui Makesta Raya II ini, PAC IPNU-IPPNU Ngantang berharap seluruh peserta mampu mengimplementasikan ilmu, wawasan, serta nilai-nilai yang telah diperoleh selama kegiatan dalam kehidupan sehari-hari. Para kader diharapkan tidak hanya aktif di lingkungan organisasi, tetapi juga mampu menjadi pelopor dalam membangun masyarakat yang religius, moderat, berintegritas, dan peduli terhadap lingkungan sosialnya.
Semangat kaderisasi yang dibangun dalam kegiatan ini diharapkan terus berlanjut melalui program-program pembinaan berkelanjutan sehingga IPNU dan IPPNU mampu melahirkan generasi muda Nahdlatul Ulama yang adaptif terhadap perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan tradisi Ahlussunnah wal Jamaah An-Nahdliyah.
Sebagaimana tema yang diusung dalam kegiatan tersebut, semangat “Belajar, Berjuang, dan Bertakwa” menjadi pesan utama yang terus ditanamkan kepada seluruh peserta sebagai landasan untuk melahirkan kader IPNU-IPPNU yang berkualitas, berakhlak mulia, memiliki jiwa kepemimpinan, serta siap mengabdikan diri kepada agama, bangsa, dan Nahdlatul Ulama. (Em)












