Berita  

Berakhir Penuh Makna, Mahasiswa KKN-T UNIRA Wariskan Program Kampung Dolanan di Desa Toyomarto

Malang | Koranbangsa.com — Masa pengabdian Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Kelompok 11 di Desa Toyomarto, Kecamatan Singosari, resmi berakhir pada Kamis (12/2/2026) pukul 10.00 WIB. Penutupan kegiatan yang dirangkai dengan penjemputan mahasiswa tersebut berlangsung hangat dan penuh kekeluargaan.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Kepala Desa Toyomarto, Sumito, beserta perangkat desa, serta Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Melani Albar, M.Pd. Acara diawali dengan sambutan perwakilan mahasiswa KKN, dilanjutkan sambutan dari Kepala Desa dan DPL.

Dalam kesempatan tersebut, Sekretaris Desa Toyomarto, Anas Fahrudin, menyampaikan apresiasi atas dedikasi dan kontribusi mahasiswa selama menjalankan program kerja, khususnya dalam pengembangan wisata Kampung Dolanan yang mengusung konsep bermain sekaligus edukasi berbasis permainan tradisional.

“Mahasiswa KKN-T UNIRA telah berperan aktif dalam pengembangan sektor wisata Kampung Dolanan berbasis permainan tradisional dan edukasi. Program ini tidak hanya memberi ruang belajar bagi anak-anak, tetapi juga membuka peluang penguatan ekonomi dan partisipasi masyarakat desa,” ujar Anas Fahrudin.

Kampung Dolanan sendiri dikembangkan sebagai destinasi wisata edukatif yang mengangkat nilai-nilai kearifan lokal melalui permainan tradisional. Program ini dinilai selaras dengan arah pembangunan Desa Toyomarto yang menitikberatkan pada penguatan potensi lokal dan pemberdayaan masyarakat.

Kepala Desa Toyomarto, Sumito, menegaskan bahwa kolaborasi bersama mahasiswa KKN menjadi langkah strategis dalam mendorong inovasi desa wisata berbasis edukasi.

“Kami mengapresiasi kerja nyata mahasiswa KKN-T UNIRA Kelompok 11 dalam mendukung pengembangan wisata Kampung Dolanan sebagai ruang bermain dan edukasi. Laporan kegiatan beserta rekomendasi yang diserahkan menjadi bahan penting bagi pemerintah desa untuk melanjutkan dan mengembangkan Kampung Dolanan secara berkelanjutan,” tutur Sumito.

Sementara itu, Dosen Pembimbing Lapangan, Melani Albar, M.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Desa Toyomarto atas dukungan penuh selama pelaksanaan KKN. Ia berharap sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah desa terus terjalin demi penguatan desa wisata berbasis budaya dan pendidikan.

Sebagai bentuk pertanggungjawaban akademik dan sosial, mahasiswa KKN-T UNIRA Kelompok 11 secara simbolis menyerahkan laporan kegiatan dan rekomendasi pengembangan wisata Kampung Dolanan kepada Pemerintah Desa Toyomarto. Laporan tersebut memuat rangkaian program, capaian kegiatan, hingga saran strategis untuk keberlanjutan dan pengembangan destinasi wisata edukatif tersebut.

Prosesi pemotongan tumpeng menjadi penanda berakhirnya masa pengabdian mahasiswa di Desa Toyomarto. Suasana khidmat dan penuh keakraban mewarnai acara penutupan, sekaligus menjadi momen refleksi atas kolaborasi yang telah terbangun selama masa KKN.

Mahasiswa berharap Kampung Dolanan dapat terus berkembang sebagai ruang wisata edukatif yang ramah anak, berbasis kearifan lokal, serta mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Desa Toyomarto, baik dari sisi pendidikan maupun peningkatan ekonomi desa. (*)