Malang | Koranbangsa.com — Panitia pelaksana Mujahadah Kubro dalam rangka Harlah Nahdlatul Ulama (NU) ke-100 tahun yang akan digelar di Stadion Gajayana Malang memastikan kesiapan pengamanan secara maksimal demi kelancaran dan kenyamanan jamaah.
Koordinator Keamanan kegiatan, Husnul Hakim, MH, yang juga Wakil Sekretaris PCNU Kabupaten Malang, menyampaikan bahwa pihaknya akan menempatkan sekitar 2.000 personel Banser untuk mengamankan seluruh rangkaian acara.
“Panitia menyiapkan kurang lebih dua ribu personel Banser untuk pengamanan Mujahadah Kubro Harlah NU ke-100 di Stadion Gajayana. Ini sebagai bentuk ikhtiar agar seluruh jamaah bisa mengikuti acara dengan khidmah, tenang, dan aman,” ujar Husnul Hakim.
Ia merinci, personel Banser yang diterjunkan terdiri dari:
• 1.500 Banser Kabupaten Malang
• 250 Banser Kota Malang
• 250 Banser Kota Batu
Pengamanan akan dilakukan secara menyeluruh dan terstruktur dengan menempatkan personel pada titik-titik strategis, mulai dari pintu masuk Kota Malang hingga area inti lokasi kegiatan.
Banser akan ditempatkan pada akses masuk kota, di antaranya:
• Pintu masuk selatan (Gadang dan Kacuk)
• Pintu masuk utara (Exit Tol Singosari, Lawang, dan Sawojajar)
• Pintu masuk barat (Sengkaling dan Dau)
Selain itu, personel juga disiagakan di berbagai titik krusial lainnya seperti:
• dropzone jamaah
• tempat transit jamaah
•lokasi parkir bus dan mobil jamaah
• sekitar area Stadion Gajayana
• pintu masuk stadion
• di dalam stadion
Langkah pengamanan ini diharapkan mampu memastikan seluruh jamaah merasa aman selama berada di Kota Malang, mengikuti kegiatan dengan tertib, dan dapat kembali ke rumah masing-masing dengan selamat.
Tidak hanya Banser, Husnul Hakim yang juga menjabat sebagai Dekan FISIP UNIRA Malang menambahkan bahwa panitia juga akan menerjunkan pasukan tambahan dari unsur bela diri NU.
“Personel yang kami kerahkan tidak hanya Banser, tetapi juga melibatkan 500 pasukan Pagar Nusa dari para pendekar se-Malang Raya,” jelasnya.
Ia menegaskan, khusus dari Pagar Nusa Kabupaten Malang, akan diterjunkan pasukan inti yang memiliki tugas khusus dalam pengamanan ulama dan kiai yang hadir dalam kegiatan tersebut.
“Dari Pagar Nusa Kabupaten Malang juga akan diterjunkan pasukan inti (PASTI) yang memiliki tugas khusus dalam pengamanan para ulama dan kiai,” tambahnya.
Panitia berharap seluruh elemen pengamanan dapat bersinergi untuk memastikan Mujahadah Kubro Harlah NU ke-100 berjalan tertib, aman, dan penuh keberkahan. (*)












