Berita  

Belajar Ibadah Lewat Menanam, Cara Unik PGMI UNIRA Malang Bentuk Generasi Hijau dan Humanis

Malang | Koranbangsa.com — Program Studi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang berkolaborasi dengan MI Miftahul Huda Kepanjen dalam kegiatan pengabdian masyarakat bertajuk “Membangun Generasi Hijau dan Humanis melalui Eco Theology dan Peace Education”, Sabtu (20/9/2025).

Kegiatan yang digagas Himpunan Mahasiswa Prodi (HMP) PGMI UNIRA Malang ini melibatkan mahasiswa baru PGMI, siswa kelas 6 MI Miftahul Huda, serta sejumlah dosen dan guru pendamping.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Isna Nurul Inayati, M.Pd.I selaku Pembina HMP PGMI, Nanik Ufa, M.Pd sebagai pemateri sekaligus dosen PGMI, Moh. Taufiq, M.Si selaku Kepala MI Miftahul Huda, dan Nur Saidah, S.Ag selaku wali kelas 6 MI Miftahul Huda.

Dua Sesi Utama: Kelas Inspiratif dan Praktik Menanam
Rangkaian kegiatan dibagi menjadi dua sesi. Pertama, kelas inspiratif yang menyajikan materi interaktif tentang pentingnya menjaga alam sebagai wujud syukur kepada Allah (eco theology) serta pembelajaran hidup rukun, saling menghargai, dan membangun perdamaian (peace education).

Pada sesi kedua, peserta diajak praktik langsung menanam dengan metode semi-hidroponik. Mahasiswa baru PGMI mendampingi siswa MI Miftahul Huda menanam bibit sayuran, bunga, dan buah menggunakan media galon bekas. Aktivitas ini tidak hanya melatih keterampilan bercocok tanam, tetapi juga menanamkan kepedulian terhadap lingkungan sejak dini.

Apresiasi dan Harapan
Kepala MI Miftahul Huda, Moh. Taufiq, M.Si, mengaku sangat mengapresiasi kegiatan ini. “Siswa kami tidak hanya mendapat teori di kelas, tapi juga praktik langsung bagaimana menjaga lingkungan. Kolaborasi dengan mahasiswa PGMI UNIRA Malang menjadi pengalaman yang sangat berharga,” ungkapnya.

Sementara itu, Nanik Ufa, M.Pd, selaku dosen PGMI menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bagian penting dari pengabdian masyarakat. “Anak-anak perlu dibekali kesadaran bahwa menjaga alam adalah ibadah, dan hidup damai membawa ketenangan. Nilai-nilai ini sangat penting untuk membentuk generasi hijau dan humanis sejak dini,” jelasnya.

Penanaman Bersama: Simbol Ekologi dan Perdamaian
Kegiatan ditutup dengan penanaman bersama di halaman MI Miftahul Huda. Antusiasme terlihat jelas ketika siswa dan mahasiswa menanam bibit, menata media hidroponik, hingga memberi nama pada tanaman mereka.

Momen ini menjadi simbol komitmen bersama dalam menumbuhkan kesadaran ekologi dan perdamaian di kalangan generasi muda. Selain itu, kegiatan ini juga diharapkan mempererat sinergi antara perguruan tinggi dan madrasah di Kabupaten Malang dalam membangun pendidikan yang lebih kontekstual dan berkarakter. (*)