Lewat KKN-T 03 UNIRA, Potensi Kopi Desa Sumberputih Mulai Terpublikasi

DesaSumberputih, Kecamatan Wajak | merupakan salah satu wilayah yang memiliki potensi unggulan di sektor pertanian, khususnya komoditas kopi. Namun, potensi tersebut selama ini berkembang secara mandiri tanpa dukungan publikasi yang memadai. Melalui kegiatan Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) 03 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA), potensi kopi Desa Sumberputih mulai didokumentasikan dan diperkenalkan kepada masyarakat luas.

Petani kopi di Desa Sumberputih membudidayakan dua varietas utama, yakni kopi robusta dan kopi arabika. Kedua jenis kopi ini tumbuh dengan baik berkat kondisi geografis dan lingkungan desa yang mendukung. Menariknya, meskipun tidak banyak dikenal secara luas, hasil panen kopi dari desa ini telah memiliki pasar yang cukup kuat dan berkelanjutan. Produk kopi, khususnya dalam bentuk roasbean, telah menjadi langganan sejumlah kafe dan pelaku usaha kopi, bahkan distribusinya telah menjangkau wilayah luar Pulau Jawa, seperti Kalimantan.

Keberhasilan pemasaran kopi Desa Sumberputih tidak terlepas dari kualitas rasa dan konsistensi produksi yang dijaga oleh para petani. Tanpa mengandalkan strategi pemasaran digital maupun promosi komersial, hubungan antara petani dan pembeli terjalin melalui kepercayaan dan kepuasan konsumen. Pola pemasaran semacam ini menunjukkan bahwa kopi lokal Desa Sumberputih memiliki daya saing yang kuat meskipun belum tersentuh publikasi secara luas.

Melihat kondisi tersebut, mahasiswa KKN-T 03 UNIRA memandang perlu adanya upaya dokumentasi dan publikasi sebagai bagian dari pengembangan potensi desa. Kegiatan yang dilakukan tidak hanya sebatas observasi dan pendataan, tetapi juga melibatkan langkah konkret berupa pembuatan akun media sosial yang difungsikan sebagai sarana promosi dan informasi. Media sosial ini diharapkan dapat menjadi wadah bagi petani untuk memperkenalkan produk kopi, proses produksi, serta aktivitas pertanian kopi yang dilakukan di Desa Sumberputih.

Selain itu, kelompok KKN-T 03 UNIRA juga menginisiasi pembuatan film profil kopi Desa Sumberputih. Film ini mengangkat cerita mengenai proses budidaya kopi robusta dan arabika, tahapan pengolahan hingga menjadi roasbean, serta kisah para petani yang selama ini menjadi pelaku utama di balik kualitas kopi desa. Film profil tersebut dirancang sebagai media visual yang dapat digunakan dalam berbagai kegiatan promosi desa, baik di tingkat lokal maupun regional.

Upaya publikasi yang dilakukan mahasiswa KKN-T 03 UNIRA tidak bertujuan untuk mengubah pola kerja petani secara drastis, melainkan untuk melengkapi sistem pemasaran yang telah berjalan dengan pendekatan digital. Dengan adanya dokumentasi dan media promosi, diharapkan potensi kopi Desa Sumberputih dapat dikenal lebih luas dan membuka peluang kerja sama baru, tanpa meninggalkan nilai-nilai kearifan lokal yang telah dijaga oleh masyarakat.

Melalui rangkaian kegiatan tersebut, KKN-T 03 UNIRA berperan sebagai fasilitator dalam penguatan potensi ekonomi desa berbasis sumber daya lokal. Publikasi kopi Desa Sumberputih menjadi salah satu langkah awal dalam mendorong pengembangan desa yang berkelanjutan, sekaligus menunjukkan bahwa potensi lokal yang dikelola dengan baik mampu bersaing di pasar yang lebih luas.