MALANG | KORANBANGSA.COM – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata-Tematik (KKN-T) 01 Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang melaksanakan salah satu program kerja utamanya, yakni pemasangan papan nama untuk Badan Usaha Milik Desa (BUMDes). Kegiatan ini dilakukan pada hari Sabtu, (22/8/2025), sebagai upaya nyata mahasiswa dalam mendukung penguatan ekonomi lokal.
Pemasangan papan nama BUMDes ini bertujuan untuk memperjelas keberadaan dan meningkatkan visibilitas BUMDes di mata masyarakat luas. Menurut Ketua Kelompok KKN-T 01, Syaiful Umar, banyak BUMDes yang sudah beroperasi namun belum memiliki identitas visual yang kuat. “Papan nama ini bukan sekadar penunjuk, melainkan simbol eksistensi dan profesionalisme BUMDes,” jelasnya. “Kami berharap dengan adanya papan ini, masyarakat lebih mudah mengenali dan memanfaatkan berbagai layanan atau produk yang ditawarkan.”
Proses pengerjaan papan nama dilakukan secara mandiri oleh para mahasiswa, mulai dari perancangan desain, pengadaan bahan, hingga proses pemasangan di lokasi strategis. Seluruh kegiatan ini juga dilakukan dengan berkoordinasi erat bersama pemerintah desa dan pengurus BUMDes setempat untuk memastikan semuanya berjalan lancar.
*Wujudkan Peran Aktif Mahasiswa dalam Pembangunan Desa*
Inisiatif mahasiswa KKN-T 01 UNIRA Malang ini menunjukkan peran aktif akademisi muda dalam mewujudkan pembangunan desa yang berkelanjutan. Papan nama yang dibuat secara profesional diharapkan tidak hanya berfungsi sebagai penunjuk, tetapi juga mampu membangun citra positif BUMDes di mata publik.
Dengan adanya identitas visual yang kuat, BUMDes diharapkan dapat menarik lebih banyak minat dari warga desa maupun pihak luar, baik sebagai konsumen maupun calon mitra kerja. Ini merupakan langkah strategis dalam mempromosikan BUMDes agar semakin dikenal luas dan mampu menjadi pilar penggerak perekonomian desa.
Mahasiswa KKN-T 01 UNIRA Malang berharap kontribusi kecil ini dapat memberikan dampak besar dan berkelanjutan bagi kemajuan BUMDes serta kesejahteraan masyarakat desa secara keseluruhan.












