MALANG | KORANBANGSA.COM – Mahasiswa dari Kelompok 6 KKN-T Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang melakukan kunjungan lapangan ke Kebun Bangelan. Tempat ini merupakan sebuah destinasi wisata alam dan edukasi yang terletak di Desa Bangelan, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang pada Selasa Pagi, (29/7/2025)
Kunjungan ini didampingi langsung oleh Bapak Budiono selaku Kepala Desa Bangelan hal ini merupakan bentuk sinergi antara akademisi dan pemerintah desa dalam pengembangan potensi wisata lokal. Kebun Bangelan menyuguhkan suasana hijau yang sangat instagramable dan edukatif dengan deretan pohon kopi, gazebo yang unik, dan jalur tracking yang sesuai dengan tema wisata Kebun Bangelan yaitu Agrowisata.
Wisatawan yang berkunjung ke Kebun Bangelan dapat melintasi kebun kopi sambil menikmati hamparan pemandangan yang asri pada sudut-sudut yang cocok untuk fotografi. Desa Bangelan juga dianugrahi perairan yang melimpah dari sumber mata air yang deras sehingga mampu memberikan sumberdaya alam yang baik untuk membuka berbagai potensi wisata, perkebunan, dan perikanan.
“vibesnya sangat aestetik, tenang dan sangat syahdu” ungkap Cindy mahasiswa KKN-T UNIRA.
Pada musim panen, wisatawan juga dapat ikut andil dalam mengikuti tradisi petik kopi, mengamati dan menyaksikan pengolahan biji kopi di sebuah Pabrik yang merupakan peninggalan Belanda serta wisatawan juga dapat mencicipi kopinya secara langsung ditempat. Kebun Bangelan menawarkan paket tour mubeng deso, yakni keliling desa Bangelan menggunakan jeep, mengunjungi kebun, pabrik kopi, pangkalan mata air hingga tanaka waterfall. Paket tour tersebut dikelola langsung oleh desa sebagai wisata terpadu dengan harga kompetitif Rp400.000 perpaket dengan minimum 3 orang. Tour Jeep mubeng deso ini mengikuti alur jejak off-road, melintasi kebun dan sungai, memberikan sensasi petualangan yang anti mainstream.
Pengalaman berwisata di kebun bangelan mendapatkan banyak pujian dari wisatawan serta wisata ini banyak di highlight oleh wisawatan untuk dikunjungi. Selain memiliki berbagai keindahan, Kebun Bangelan juga tidak luput dari masalah yang perlu diperhatikan seperti kebersihan lingkungan, toilet dan papan informasi yang masih minim, serta fasilitas kuliner juga terbatas. Di kebun bangelan ini juga tidak adanya food court atau area makan yang resmi. “kendala di wisata ini dapat dilihat dari segi fasilitas seperti tidak adanya warung makan dan bahkan untuk membeli minuman masih harus menempuh perjalanan yang cukup jauh, serta kebersihan toilet juga perlu dibenahi” lanjut Cindy












