Berita  

Haflah Kahirissanah Yayasan Mansyaul Ulum berlangsung khidmat

MALANG | KORANBANGSA.COM — Yayasan Mansyaul Ulum sukses menyelenggarakan Puncak Haflah Akhirissanah Tahun Pelajaran 2024/2025 yang dirangkai dengan pelepasan siswa-siswi dari tiga jenjang pendidikan, yaitu MI, MTs, dan MA. Kegiatan yang bertempat di Halaman Madrasah Mansyaul Ulum pada Kamis, (19/6/2025) ini berlangsung dengan meriah dan khidmat di halaman utama yayasan, dihadiri ratusan undangan dari berbagai kalangan.

Momentum tahunan ini tak hanya menjadi ajang pelepasan siswa yang telah menyelesaikan pendidikannya, tetapi juga menjadi refleksi bersama akan pentingnya peran pendidikan berbasis nilai dan akhlak di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Ketua Yayasan Mansyaul Ulum, Badrul Arifin, M.Pd.I, dalam sambutannya menyampaikan pentingnya pendidikan yang tidak hanya fokus pada aspek akademik, namun juga pada nilai dan karakter. Ia menyinggung fenomena global yang menunjukkan bahwa banyak profesi manusia kini mulai digantikan oleh teknologi.

“Pendiri Microsoft, Milgid, pernah menyatakan bahwa dalam sepuluh tahun ke depan, profesi seperti guru dan dokter kemungkinan besar akan digantikan oleh AI. Namun dalam dunia pendidikan, peran guru tidak hanya mengajar ilmu, tetapi juga mentransfer nilai-nilai kehidupan — sesuatu yang tidak bisa dilakukan oleh kecerdasan buatan,” tegasnya.

Senada dengan itu, Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Malang, Drs. H. Sahid, M.M, juga menyoroti fenomena serupa dalam pidatonya. Ia mengingatkan para siswa dan hadirin akan pentingnya mempertahankan nilai-nilai agama dan akhlak meskipun zaman semakin didominasi oleh teknologi.
“Saat ini banyak perusahaan sudah beralih ke sistem robotik. Tapi nilai agama, moral, dan etika tetap harus menjadi fondasi utama, terutama bagi siswa madrasah,” ujarnya.

Acara ini dihadiri oleh pengawas madrasah, jajaran rektor dari berbagai universitas di Kabupaten Malang, kepala-kepala desa sekitar, seluruh dewan guru, serta orangtua dan wali siswa. Suasana haru menyelimuti prosesi pelepasan simbolis para siswa yang telah menyelesaikan pendidikan, ditandai dengan pengalungan selempang kelulusan dan doa bersama. (*)