Madiun | Koranbangsa.com – Pengurus Harian Pimpinan Anak Cabang (PAC) Gerakan Pemuda (GP) Ansor Kecamatan Dolopo terus memperkuat sinergi dengan pemerintah dalam mendukung pembangunan daerah. Komitmen tersebut diwujudkan melalui audiensi dengan Camat Dolopo, Yudha Dwi Andrianto, S.STP, yang digelar di Aula Kecamatan Dolopo, Kabupaten Madiun, Kamis (6/8/2026).
Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis untuk mempererat hubungan kelembagaan sekaligus memperkuat kolaborasi antara GP Ansor dan Pemerintah Kecamatan Dolopo dalam menjaga stabilitas sosial, meningkatkan pelayanan kepada masyarakat, serta mendukung program pembangunan, termasuk penguatan ketahanan pangan.
Audiensi dihadiri oleh Camat Dolopo Yudha Dwi Andrianto, S.STP, Kasi Sosial Kecamatan Dolopo, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Dolopo Sahabat H. Joko Susilo, serta jajaran Pengurus Harian GP Ansor dan Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Dolopo.
Kegiatan diawali dengan silaturahmi dan perkenalan jajaran kepengurusan PAC GP Ansor Kecamatan Dolopo sebagai upaya membangun komunikasi yang lebih intensif dengan pemerintah kecamatan. Dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan, kedua belah pihak berdiskusi mengenai berbagai isu strategis, mulai dari pembinaan kepemudaan, penguatan organisasi kemasyarakatan, hingga peningkatan kolaborasi dalam pelayanan publik.
Salah satu fokus pembahasan adalah penguatan sinergitas antara Pemerintah Kecamatan dengan GP Ansor dan Banser dalam menjaga keamanan, ketertiban, serta kondusivitas wilayah. Sebagai organisasi kepemudaan yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama, GP Ansor menegaskan komitmennya untuk terus menjadi mitra strategis pemerintah dalam merawat persatuan, memperkuat toleransi, serta menjaga harmoni kehidupan bermasyarakat.
Dalam audiensi tersebut, turut dibahas rencana pembentukan Patriot Ketahanan Pangan di tingkat Kecamatan Dolopo. Program ini diproyeksikan sebagai langkah konkret untuk mendukung program ketahanan pangan nasional melalui pemberdayaan kader GP Ansor dan Banser di sektor pertanian, peternakan, perikanan, serta pengembangan usaha produktif berbasis potensi lokal.
Melalui program tersebut, kader Ansor diharapkan tidak hanya berperan sebagai penjaga stabilitas sosial, tetapi juga menjadi motor penggerak kemandirian pangan dan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Dengan memanfaatkan potensi wilayah secara optimal, Patriot Ketahanan Pangan diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat sekaligus memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa hingga kecamatan.
Dalam arahannya, Camat Dolopo, Yudha Dwi Andrianto, mengapresiasi langkah PAC GP Ansor Kecamatan Dolopo yang terus membangun komunikasi dan kerja sama dengan pemerintah. Menurutnya, sinergi antara pemerintah dan organisasi kepemudaan merupakan modal penting dalam mewujudkan pembangunan yang partisipatif dan berkelanjutan.
Ia berharap GP Ansor mampu terus berkembang menjadi organisasi yang adaptif, inovatif, serta responsif terhadap berbagai tantangan zaman. Selain menjaga stabilitas sosial dan keamanan lingkungan, GP Ansor juga diharapkan mengambil peran aktif dalam memperkuat semangat gotong royong, pemberdayaan masyarakat, dan mendukung berbagai program prioritas pemerintah.
Sementara itu, Ketua PAC GP Ansor Kecamatan Dolopo, Sahabat H. Joko Susilo, menegaskan bahwa audiensi ini merupakan langkah awal untuk membangun kemitraan yang semakin kuat dan berkesinambungan dengan Pemerintah Kecamatan Dolopo.
“GP Ansor siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam berbagai bidang, mulai dari kegiatan sosial kemasyarakatan, penanggulangan kebencanaan, pemberdayaan ekonomi umat, hingga penguatan ketahanan pangan melalui pembentukan Patriot Ketahanan Pangan. Kami ingin kehadiran Ansor benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” ujarnya.
Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk terus memperkuat koordinasi, komunikasi, dan kolaborasi antara Pemerintah Kecamatan Dolopo dengan GP Ansor. Kesepahaman tersebut diharapkan menjadi fondasi dalam mewujudkan Kecamatan Dolopo yang aman, rukun, maju, dan sejahtera, sekaligus memiliki ketahanan sosial dan ketahanan pangan yang semakin kokoh di tengah berbagai tantangan pembangunan.












