Berita  

Iran: Peradaban yang Disalahpahami

Mohammad Saihu (Tenaga Ahli Fraksi PKB DPR dan Dosen Prodi Ilmu Politik Universitas Sunan Gresik)

Koranbangsa.com | Opini — Riuh ketegangan yang melibatkan Amerika Serikat, Israel, dan Iran belakangan ini, bagi sebagian orang justru memantik rasa ingin tahu yang lebih dalam. Tidak sedikit yang mulai bertanya: benarkah Iran hanya tentang konflik, atau ada sesuatu yang lebih besar yang selama ini luput dipahami?

Di ruang-ruang diskusi, di media sosial, hingga obrolan santai, muncul semacam “kesadaran baru”. Banyak yang mulai membuka kembali sejarah Persia—menelusuri jejak intelektual, spiritual, dan peradaban yang pernah dan terus tumbuh dari negeri itu. Sebagian bahkan mengaku, pandangan mereka selama ini tentang Iran—yang sering kali disederhanakan pada isu mazhab seperti Syiah—ternyata terlalu sempit untuk menggambarkan realitas yang jauh lebih kompleks dan kaya.

Tulisan ini pun lahir dari kegelisahan sekaligus rasa ingin belajar itu. Dari berbagai referensi yang coba ditelusuri, semakin tampak bahwa Iran bukan sekadar entitas politik yang sering diberitakan, melainkan sebuah peradaban panjang yang melahirkan tokoh-tokoh besar dalam dunia Islam—tokoh-tokoh yang kontribusinya justru mengarah pada wajah Islam yang rahmatan lil ‘alamin.

Dengan segala kerendahan hati, tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai kesimpulan akhir, melainkan sebagai ajakan untuk bersama-sama membuka mata: melihat Iran secara lebih utuh, melalui jejak para pemikirnya.

Sejarah mencatat, wilayah Persia telah lama menjadi salah satu pusat keilmuan dunia Islam. Dari sana lahir ilmuwan yang membentuk fondasi ilmu pengetahuan modern, seperti Al-Khwarizmi. Melalui karyanya Al-Kitab al-Mukhtasar fi Hisab al-Jabr wal-Muqabala, ia merumuskan dasar-dasar aljabar. Dari namanya pula, dunia mengenal istilah “algoritma”—konsep yang kini menjadi tulang punggung teknologi digital.

Di bidang kedokteran, Ibnu Sina menghadirkan karya monumental Al-Qanun fi at-Tibb, yang selama berabad-abad menjadi rujukan utama di dunia Islam dan Barat. Ia tidak hanya menyembuhkan tubuh, tetapi juga merumuskan cara berpikir ilmiah yang menggabungkan observasi dan rasionalitas.

Sementara itu, Al-Biruni menunjukkan keluasan wawasan ilmiah dengan pendekatan empiris yang mengagumkan. Dalam Tahqiq ma li al-Hind, ia meneliti budaya dan ilmu pengetahuan India dengan sikap terbuka—sebuah teladan dialog antarperadaban yang relevan hingga kini.

Di sisi spiritual, nama Jalaluddin Rumi tak bisa dilewatkan. Melalui Mathnawi, ia menuliskan ajaran cinta Ilahi yang melampaui sekat-sekat identitas. Karya-karyanya terus dibaca di seluruh dunia, menghadirkan Islam dalam wajahnya yang lembut dan penuh kasih.

Di ranah teologi dan pembinaan akhlak, Al-Ghazali menjadi jembatan penting antara syariat dan tasawuf. Ihya Ulumuddin bukan sekadar kitab, melainkan panduan hidup yang menekankan keseimbangan antara lahir dan batin dalam beragama.

Tradisi intelektual Persia juga melahirkan para filsuf besar. Suhrawardi melalui Hikmat al-Ishraq memperkenalkan filsafat iluminasi, sementara Mulla Sadra dengan Al-Asfar al-Arba‘a menyusun sistem filsafat yang memadukan akal, intuisi, dan wahyu.

Dalam bidang tafsir, Fakhr al-Din al-Razi menghadirkan Mafatih al-Ghaib, sebuah karya yang kaya dengan analisis rasional dan filosofis. Tradisi ini berlanjut pada era modern melalui Allama Tabatabai dengan Al-Mizan fi Tafsir al-Qur’an.

Memasuki zaman kontemporer, pemikiran dari Iran tetap menunjukkan daya hidupnya. Ali Shariati, misalnya, menghidupkan kembali semangat Islam sebagai kekuatan sosial melalui karya Hajj. Sementara Ruhollah Khomeini melalui Hukumat-e Islami memperkenalkan konsep kepemimpinan politik berbasis agama yang berpengaruh besar pasca Revolusi Iran 1979.

Melihat rentang panjang ini, menjadi jelas bahwa Iran tidak bisa direduksi hanya pada konflik, embargo, atau perbedaan mazhab. Ia adalah ruang peradaban yang sejak awal tidak pernah berhenti melahirkan pemikir-pemikir besar—yang kontribusinya justru memperkaya khazanah Islam secara luas dan universal.

Tulisan ini pada akhirnya bukan tentang membela atau menilai, melainkan tentang belajar. Belajar untuk tidak tergesa-gesa dalam menyimpulkan. Belajar untuk melihat lebih dalam dari apa yang tampak di permukaan. Dan mungkin, belajar untuk mengakui bahwa di balik berbagai stigma, ada warisan besar yang layak untuk dikenali.

Sebab dari sanalah, kita bisa memahami bahwa Islam yang rahmatan lil ‘alamin tidak lahir dari satu tempat saja, tetapi dari perjumpaan panjang berbagai peradaban—dan Persia, dengan segala dinamika dan ujiannya, adalah salah satu sumber penting dari cahaya itu.

————–
Oleh: Muhammad Saihu (Penulis adalah Dosen Prodi Ilmu Politik Universitas Sunan Gresik)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam