Malang | Koranbangsa.com — Pengurus Anak Cabang (PAC) IPNU dan IPPNU Kecamatan Gondanglegi menggelar Temu Alumni se-Kecamatan Gondanglegi di Aula Gedung MWC NU Gondanglegi, Selasa sore (25/11/2025). Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum evaluasi terbuka untuk memperkuat arah gerak organisasi ke depan.
Acara berlangsung hangat dengan kehadiran pengurus aktif PAC IPNU-IPPNU serta alumni dari berbagai angkatan. Ketua PAC IPNU Gondanglegi dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas kesediaan para alumni yang hadir. Ia menegaskan bahwa keterlibatan alumni sangat penting untuk memperkuat langkah organisasi di tengah tantangan zaman.
Sementara itu, Ketua PAC IPPNU Gondanglegi memaparkan progres kegiatan serta program yang telah berjalan selama periode kepengurusan. Ia berharap forum temu alumni dapat menjadi sarana menyerap kritik, saran, dan arahan demi perbaikan dan pengembangan organisasi.
Sesi diskusi berlangsung dinamis dengan banyak masukan konstruktif dari para alumni. Salah satunya disampaikan oleh Yasir Abdullah yang menekankan pentingnya konsistensi menjalankan program kepengurusan selama satu periode ke depan dan mendorong IPNU-IPPNU Gondanglegi untuk berperan aktif di berbagai bidang sosial, pendidikan, dan kemasyarakatan.
“IPNU–IPPNU Gondanglegi harus menjalankan program kepengurusan dengan sungguh-sungguh selama satu periode ke depan. Jangan berhenti di tengah jalan. Jadilah organisasi yang aktif di berbagai bidang, bukan hanya hadir ketika ada acara, tetapi benar-benar menjadi pelajar NU yang bermanfaat di masyarakat, Alumni akan selalu siap mendukung,” ujar Yasir Abdullah.
Alumni lainnya, Muhammad Syamsul Arifin Zrt, mengingatkan pentingnya keseimbangan antara kuantitas dan kualitas kader. Menurutnya, pengembangan organisasi harus dibarengi peningkatan kapasitas ideologi dan keilmuan anggota. Ia juga menyoroti perlunya penguatan media sebagai instrumen penting untuk memperluas pengaruh dan membesarkan organisasi.
“Pengembangan organisasi jangan hanya berorientasi pada jumlah anggota. Kualitas ideologi dan keilmuan kader IPNU–IPPNU harus diperkuat,Keseimbangan kuantitas dan kualitas kader itu wajib. Organisasi berkembang, tapi individunya juga harus berkembang. Dan jangan lupa perkuat media, karena media sangat penting untuk membesarkan organisasi dan menunjukkan eksistensi IPNU–IPPNU di masyarakat,” tegas Muhammad Syamsul Arifin Zrt.
Beragam saran lain dari para alumni mengarah pada penguatan tata kelola organisasi, inovasi program, hingga kesiapan kader menghadapi tantangan global. Seluruh alumni menyatakan kesiapannya mendukung gerak PAC IPNU-IPPNU Gondanglegi, baik secara pemikiran maupun keterlibatan langsung.
Temu alumni ini diharapkan menjadi momentum penting untuk menegaskan kembali komitmen perjuangan pelajar NU di Gondanglegi. Sinergi antara pengurus aktif dan alumni menjadi modal besar untuk melahirkan kader yang unggul, berdaya saing, dan tetap berakar pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah an-Nahdliyah. (*)












