MALANG | KORANBANGSA.COM — Ribuan peserta dari berbagai kalangan di Kecamatan Donomulyo memadati jalanan utama dalam ajang lomba baris berbaris (LBB) yang digelar untuk memperingati HUT ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia. Acara yang diselenggarakan pada Kamis (7/8/2025) ini tak hanya menjadi ajang unjuk kedisiplinan, tetapi juga menjadi tontonan menarik bagi seluruh masyarakat.
Lomba ini merupakan hasil kerja sama antara Pemerintah Kecamatan Donomulyo dan seluruh Pemerintah Desa di Kecamatan Donomulyo, serta didukung oleh tim KKN-T 01 UNIRA Malang. Kegiatan yang diprakarsai oleh Guru Olahraga se-Kecamatan Donomulyo ini dimulai sekitar pukul 08.00 WIB, dengan titik keberangkatan dari Masjid Jenderal Sudirman, Desa Tempursari. Para peserta, yang terdiri dari tingkat SD, SMP, SMA, dan Umum, menampilkan formasi dan gerakan baris-berbaris terbaik mereka. Dengan langkah yang tegap dan seragam yang rapi, mereka menunjukkan semangat juang dan kekompakan yang luar biasa.
Para juri, yang berasal dari unsur TNI dan Polri, terlihat sangat teliti dalam menilai setiap gerakan. Aspek penilaian meliputi kekompakan, keseragaman langkah, kerapian barisan, variasi formasi, dan semangat yel-yel yang dibawakan. Sepanjang perjalanan, sorakan dan tepuk tangan meriah dari para penonton yang memadati sisi jalan menambah semarak suasana.
Setelah menempuh rute kurang lebih 3 kilometer, semua peserta tiba di garis akhir, yaitu Lapangan Donomulyo. Di sana, mereka kembali menampilkan atraksi terakhir di hadapan para pejabat kecamatan dan tamu undangan.
Camat Donomulyo, Nurmawan Wibowo L., S.STP, M.Si, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh peserta. “Kegiatan ini bukan hanya sekadar lomba, tetapi juga sebagai wadah untuk menanamkan nilai-nilai kedisiplinan, patriotisme, dan kerja sama tim kepada generasi muda,” ujarnya.
Antusiasme yang ditunjukkan oleh para peserta dan masyarakat sepanjang acara menjadi bukti nyata bahwa semangat kemerdekaan masih membara di hati setiap warga. Lomba baris berbaris ini tidak sekadar menjadi kompetisi, melainkan juga sebuah perayaan kebersamaan dan kecintaan terhadap Tanah Air, yang akan terus dikenang sebagai bagian tak terpisahkan dari perayaan ulang tahun kemerdekaan Republik Indonesia di Kecamatan Donomulyo. (*)












