Berita  

Gelar Sosialisasi 4 Pilar, Gus Ali Ahmad Tekankan Penguatan Nasionalisme dan Etika Kebangsaan

Malang | Koranbangsa. com – Anggota MPR RI dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan Malang Raya, H. Ali Ahmad, S.H., menggelar kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Aula Al-Hidayah, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang, Minggu (21/6/2026) pagi. Kegiatan yang dihadiri sekitar 150 peserta dari berbagai kalangan masyarakat tersebut berlangsung dengan penuh antusias sebagai upaya memperkuat pemahaman kebangsaan di tengah dinamika sosial dan politik yang semakin kompleks.

Peserta yang hadir berasal dari unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, pemuda, guru, pelaku usaha mikro, serta perwakilan organisasi kemasyarakatan di wilayah Kabupaten Malang. Kehadiran berbagai elemen masyarakat tersebut menunjukkan tingginya perhatian publik terhadap pentingnya penguatan nilai-nilai kebangsaan sebagai fondasi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Dalam paparannya, H. Ali Ahmad yang akrab disapa Gus Ali menjelaskan bahwa Empat Pilar MPR RI yang meliputi Pancasila sebagai dasar dan ideologi negara, Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta Bhinneka Tunggal Ika merupakan instrumen strategis dalam menjaga keutuhan bangsa di tengah berbagai tantangan global.

Menurutnya, perkembangan teknologi informasi dan derasnya arus media sosial telah menghadirkan tantangan baru bagi kehidupan berbangsa. Masyarakat saat ini dihadapkan pada maraknya penyebaran informasi yang belum tentu benar, polarisasi sosial, serta munculnya berbagai narasi yang berpotensi menggerus semangat persatuan nasional.

“Nasionalisme hari ini tidak cukup hanya diwujudkan melalui simbol dan slogan. Nasionalisme harus hadir dalam tindakan nyata, seperti menjaga persatuan, menghormati perbedaan, menaati konstitusi, serta ikut berpartisipasi dalam pembangunan bangsa. Di era digital, menjaga persatuan menjadi tanggung jawab seluruh warga negara, terutama generasi muda yang sangat dekat dengan teknologi informasi,” ujar Gus Ali di hadapan peserta.

Lebih lanjut, ia menilai bahwa Indonesia saat ini menghadapi tantangan berupa meningkatnya individualisme dan menurunnya ruang-ruang dialog yang sehat di tengah masyarakat. Oleh karena itu, nilai-nilai yang terkandung dalam Empat Pilar MPR RI perlu terus disosialisasikan agar tidak hanya dipahami secara teoritis, tetapi juga diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Dalam forum tersebut, Gus Ali juga menyoroti pentingnya menjaga etika kebangsaan di tengah perbedaan pilihan politik maupun pandangan sosial. Menurutnya, demokrasi Indonesia akan semakin matang apabila masyarakat mampu mengedepankan adab, toleransi, dan penghormatan terhadap sesama warga negara.

“Perbedaan adalah keniscayaan dalam negara demokrasi. Yang harus kita jaga adalah etika dalam menyampaikan pendapat. Jangan sampai perbedaan pilihan membuat kita kehilangan persaudaraan. Indonesia dibangun oleh semangat gotong royong dan kebersamaan, bukan oleh permusuhan,” tegasnya.

Pembahasan mengenai isu-isu kekinian juga menjadi bagian penting dalam kegiatan tersebut. Salah satunya adalah fenomena menurunnya literasi kebangsaan di kalangan generasi muda akibat dominasi konten digital yang lebih berorientasi pada hiburan dibandingkan pendidikan karakter. Selain itu, munculnya berbagai narasi intoleransi dan ujaran kebencian di ruang digital dinilai dapat menjadi ancaman serius apabila tidak diimbangi dengan penguatan wawasan kebangsaan.

Dalam perspektif akademik, penguatan nasionalisme di era modern tidak lagi hanya berkaitan dengan aspek teritorial, tetapi juga menyangkut kemampuan masyarakat menjaga kohesi sosial, membangun solidaritas kebangsaan, serta memperkuat ketahanan budaya di tengah arus globalisasi. Oleh karena itu, pendidikan kebangsaan harus terus diperkuat melalui keluarga, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan berbagai forum dialog publik.

Kegiatan sosialisasi berlangsung secara interaktif dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan pandangan, aspirasi, serta berbagai persoalan yang mereka hadapi dalam kehidupan sosial kemasyarakatan. Berbagai pertanyaan yang muncul menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap masa depan demokrasi dan persatuan bangsa.

Melalui kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI ini, Gus Ali berharap masyarakat semakin memahami bahwa menjaga Indonesia bukan hanya tugas pemerintah atau lembaga negara semata, melainkan tanggung jawab bersama seluruh elemen bangsa. Dengan penguatan nilai Pancasila, semangat Bhinneka Tunggal Ika, penghormatan terhadap konstitusi, serta komitmen menjaga NKRI, masyarakat diharapkan mampu menjadi garda terdepan dalam merawat persatuan dan memperkuat karakter kebangsaan Indonesia di tengah berbagai tantangan zaman. (*)

Pengalaman Pengguna Game Penghasil Saldo DANA Lebih Cepat Adaptif Dan Efisien Dibawa Oleh Inovasi Teknologi
Pergeseran Mutu Produksi Kosmetik Terdeteksi Lebih Akurat Berkat Aliran Data Langsung
Pengalaman Pengguna Semakin Responsif Adaptif Dan Efisien Berkat Perkembangan Teknologi Modern
Momentum Tetap Terarah Dan Terkendali Dipertahankan Melalui Taktik Mode Pemburu Sic Bo Live
Keputusan Tetap Terukur Dalam Game Online Dipertahankan Melalui Pengelolaan Modal Cerdas
Kapitalisasi Pasar Dan Inovasi Kasino Online Berubah Di Tengah Disrupsi Teknologi Modern
Strategi Baru Untuk Meningkatkan Keunggulan Kompetitif Dibuka Melalui Business Model Canvas Mahjong Ways
Kualitas Sistem Mahjongways Kasino Online Dipahami Melalui Identifikasi Nilai Pembayaran Game Penghasil Saldo DANA
Perspektif Baru Dalam Menganalisis Perkembangan Mahjong Ways Dibuka Melalui Modernisasi Strategi
Kasino Menjadi Studi Sistem Informasi Bagi Mahasiswa Melalui Pelatihan Enterprise Architecture
Mahjongways Kasino Online Dijadikan Acuan Strategi Marketing dalam Lingkungan Pemerintahan
Keamanan Informasi Jadi Fondasi Utama Layanan Konsultasi Kosmetik Berbasis Teknologi
Teknologi Pemantauan Membantu Mengukur Frekuensi Pembayaran secara Lebih Objektif dan Terukur
Kajian Statistik Pola RTP Menyoroti Perkembangan Teknologi Neural Sintetis Regulatoris
Simulasi Statistik Membuka Pendekatan Baru Memahami Mahjong Game Sungai Penuh secara Terukur
Statistik Objektif Membantu Membaca Pola Mahjong Game Sungai Penuh dengan Lebih Rasional
Strategi Mahjong Game Sungai Penuh Makin Terarah melalui Pendekatan Statistik Modern
Pendekatan Data Objektif Membantu Mengkaji Mahjong Game Saldo DANA Sungai Penuh secara Lebih Terstruktur
Mahjong Game Sungai Penuh Dikaji lewat Simulasi Statistik untuk Membaca Pola Aktivitas
Aturan Mahjong Digital dari Dua Kartu Awal hingga Penentuan Rentang Nilai Game Penghasil Saldo DANA
Pendekatan Adaptif MahjongWays Kasino Online Membantu Menjaga Keseimbangan Anggaran Hiburan
Kemunculan Simbol Unik MahjongWays Kasino Online Perlu Dibaca Secara Lebih Rasional
Mahjong Ways Menarik Minat Pemain di Tengah Ketatnya Persaingan Game Digital
Pengaturan Tempo MahjongWays Kasino Online Tidak Menentukan Munculnya Kombinasi Khusus
Starlight Princess Kembali Merebut Perhatian Pemain MBG Berkat Daya Tariknya
Membaca Pola Mahjong Ways dan Tren Permainan Lewat Data Saldo DANA Terbaru
Disiplin Mental MahjongWays Kasino Online Membantu Mencegah Keputusan Finansial yang Terlalu Impulsif
Mengenal Sweet Bonanza sebagai Game Digital Online dengan Tema Manis yang Menarik
Rotasi Awal MahjongWays Kasino Online Bukan Tolok Ukur Kemurahan Sistem Permainan
Menelusuri Strategi Terbaik dalam Bermain Game Penghasil Saldo DANA Secara Lebih Mendalam