Sumberputih, Wajak | Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang Kelompok 3 melaksanakan serangkaian kegiatan observasi dan pendataan potensi desa di Desa Sumberputih, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Kegiatan ini merupakan tahap awal pelaksanaan KKN-T yang bertujuan untuk menggali potensi ekonomi lokal sekaligus mengidentifikasi permasalahan yang dihadapi pelaku usaha di tingkat desa.
Salah satu potensi ekonomi yang menjadi perhatian mahasiswa KKN-T UNIRA Kelompok 3 adalah UMKM budidaya tanaman bunga hias yang berada di Dusun Arjosari. UMKM ini dikelola oleh Miftahul Huda, seorang pemuda desa yang telah merintis usaha budidaya tanaman hias sejak tahun 2019. Usaha tersebut berkembang secara mandiri dengan mengandalkan kualitas produk dan jaringan distribusi, tanpa didukung oleh strategi promosi maupun publikasi digital.
Dalam kegiatan observasi lapangan, mahasiswa KKN-T menemukan bahwa UMKM budidaya tanaman bunga ini memiliki kapasitas produksi yang tergolong besar. Setiap harinya, usaha tersebut mampu memproduksi dan mendistribusikan sekitar 200 hingga 2.000 tanaman bunga taman, tergantung pada permintaan pasar. Tanaman yang dibudidayakan meliputi berbagai jenis bunga hias, dengan tanaman aralia sebagai komoditas yang paling dominan dan banyak diminati konsumen.
Jaringan pemasaran UMKM ini tidak hanya terbatas di wilayah Kabupaten Malang, tetapi juga telah menjangkau berbagai daerah lain seperti Bali, Semarang, hingga kawasan Ibu Kota Nusantara (IKN). Proses distribusi dilakukan melalui para pemasok dan mitra usaha yang telah bekerja sama secara berkelanjutan. Fakta ini menunjukkan bahwa UMKM budidaya tanaman bunga di Desa Sumberputih memiliki daya saing yang tinggi, meskipun belum memanfaatkan media digital sebagai sarana promosi.
Namun demikian, mahasiswa KKN-T UNIRA Kelompok 3 juga menemukan adanya tantangan yang dihadapi oleh pelaku UMKM, khususnya dalam hal penguatan identitas usaha dan perluasan jangkauan pemasaran. Minimnya pemanfaatan media sosial dan platform digital dinilai menjadi kendala dalam memperkenalkan usaha secara langsung kepada konsumen akhir serta dalam membangun citra usaha yang lebih profesional.
Berdasarkan hasil observasi tersebut, mahasiswa KKN-T UNIRA Kelompok 3 kemudian merancang program kerja lanjutan yang berfokus pada pendampingan UMKM berbasis digital. Program ini dirancang sebagai upaya untuk menjawab kebutuhan pelaku usaha dalam menghadapi perkembangan teknologi dan tuntutan pasar di era digital.
Salah satu bentuk pendampingan yang dilakukan adalah pembuatan website UMKM budidaya tanaman bunga. Website ini dirancang sebagai media informasi yang memuat profil usaha, sejarah berdirinya UMKM, jenis-jenis tanaman bunga yang dibudidayakan, kapasitas produksi, serta kontak pemesanan. Dengan adanya website tersebut, UMKM diharapkan memiliki identitas digital yang jelas dan mudah diakses oleh masyarakat luas.
Selain pembuatan website, mahasiswa KKN-T UNIRA Kelompok 3 juga melaksanakan kegiatan produksi video publikasi dan dokumentasi usaha. Video ini menampilkan proses budidaya tanaman bunga, kondisi lokasi usaha, serta cerita singkat dari pelaku UMKM mengenai perjalanan usahanya. Video publikasi ini dirancang sebagai media promosi yang komunikatif dan menarik, sehingga mampu meningkatkan daya tarik UMKM di mata masyarakat dan calon konsumen.
Pembuatan website dan video publikasi ini juga disertai dengan pendampingan dasar terkait pemanfaatan media digital. Mahasiswa KKN-T memberikan edukasi mengenai pentingnya publikasi digital, pengelolaan konten, serta pemanfaatan media sosial sebagai sarana promosi usaha. Pendampingan ini diharapkan dapat membantu pelaku UMKM untuk lebih siap dalam mengelola usaha secara mandiri di era digital.
Melalui program pendampingan digital ini, mahasiswa KKN-T UNIRA Kelompok 3 berharap UMKM budidaya tanaman bunga di Desa Sumberputih dapat semakin dikenal luas, tidak hanya melalui jaringan pemasok, tetapi juga secara langsung oleh konsumen. Selain itu, penguatan identitas digital diharapkan mampu meningkatkan nilai jual produk serta membuka peluang kerja sama yang lebih luas di masa mendatang.
Kegiatan pendampingan UMKM ini merupakan bagian dari implementasi tema KKN-T UNIRA yang menekankan pada pengembangan potensi desa dan pemberdayaan masyarakat berbasis digital. Dengan memanfaatkan teknologi informasi, mahasiswa KKN-T berupaya memberikan kontribusi nyata dalam mendorong pertumbuhan ekonomi lokal yang berkelanjutan.
Melalui sinergi antara mahasiswa, pelaku UMKM, dan pemerintah desa, diharapkan potensi ekonomi Desa Sumberputih dapat terus berkembang dan memberikan dampak positif bagi kesejahteraan masyarakat. Hasil kegiatan KKN-T ini diharapkan tidak hanya bermanfaat selama masa KKN berlangsung, tetapi juga dapat menjadi fondasi bagi pengembangan UMKM desa di masa mendatang.












