Berita  

Fraksi PKB Malang Dukung Penguatan PAUD, Dampingi Wakil Bupati Hadiri Gebyar Tari se-Kawedanan Tumpang

Malang | KoranBangsa.com — Komitmen terhadap dunia pendidikan anak usia dini kembali ditunjukkan oleh Ketua Fraksi PKB DPRD Kabupaten Malang, H. Abdulloh Satar, M.M. Ia mendampingi Wakil Bupati Malang, Bu Nyai Hj. Latifah Shohib, dalam kegiatan Gebyar Tari PAUD se-Kawedanan Tumpang yang digelar di Taman Wisata New Wendit, Mangliawan, Pakis, Rabu (5/11/2025).

Kegiatan yang diikuti lembaga PAUD dari empat kecamatan — Pakis, Jabung, Tumpang, dan Poncokusumo — berlangsung meriah dan penuh keceriaan. Setidaknya sekitar 2700 peserta yang terdiri dari anak-anak PAUD dari 4 Kecamatan tampil percaya diri membawakan berbagai tarian tradisional maupun kreasi modern, menandai semangat tumbuhnya kreativitas sejak usia dini.

Dalam kesempatan itu, H. Abdulloh Satar menegaskan pentingnya memberikan ruang ekspresi bagi anak-anak sejak usia dini. Menurutnya, pendidikan karakter dan kecintaan terhadap budaya lokal harus dimulai dari PAUD.

“Anak-anak ini bukan sekadar belajar menari, tapi juga belajar menghargai budaya dan menumbuhkan rasa percaya diri. Inilah bentuk pendidikan karakter yang sejati,” ujarnya.

Kehadiran H. Abdulloh Satar di tengah para pendidik dan peserta menjadi bukti dukungannya terhadap pengembangan PAUD di Kabupaten Malang. Ia juga mengapresiasi kerja keras para guru dan pengurus HIMPAUDI yang terus berinovasi membangun semangat belajar yang menyenangkan bagi anak-anak.

Selain Ketua Fraksi PKB, kegiatan tersebut juga dihadiri oleh Ketua DPRD Kabupaten Malang, Ketua HIMPAUDI Kabupaten Malang, serta Muspika empat kecamatan di wilayah Kawedanan Tumpang.

Sementara itu, Wakil Bupati Malang, Bu Nyai Hj. Latifah Shohib, menyampaikan rasa bangganya atas semangat para pendidik PAUD.

“Anak-anak yang bahagia akan tumbuh menjadi generasi yang cerdas dan berakhlak. Terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi,” ujarnya.

Gebyar Tari PAUD se-Kawedanan Tumpang menjadi ajang kolaborasi antara pemerintah, pendidik, dan masyarakat dalam memperkuat pendidikan dasar anak usia dini. Kehadiran tokoh-tokoh seperti H. Abdulloh Satar menegaskan bahwa pendidikan anak adalah investasi masa depan yang tak ternilai. (*)