Pasuruan | Koranbangsa.com — Wakil Bupati Pasuruan, HM. Shobih Asrori menegaskan bahwa Hari Jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096 harus dimaknai lebih dari sekadar seremoni. Menurutnya, ada tiga hal penting yang perlu dijadikan refleksi: mengenang jasa pemimpin terdahulu, melakukan evaluasi, serta menjadikan peringatan hari jadi sebagai momentum memperkuat sistem perencanaan pembangunan daerah.
Hal tersebut disampaikan pria yang akrab disapa Gus Shobih dalam dialog Talkshow Jagongan Wakil Rakyat (JAWARA) yang digelar DPRD Kabupaten Pasuruan di Dam Pleret, Pohjentrek, Sabtu (13/9/2025) sore.
“Ada tiga hal yang harus kita lakukan sebagai refleksi hari jadi Kabupaten Pasuruan ke-1096. Pertama, mengenang jasa dan perjuangan para pemimpin terdahulu. Kedua, evaluasi karena setiap kepemimpinan tidak ada yang sempurna dan pasti ada kekurangan. Dan yang terakhir, perencanaan sebagai refleksi untuk menatap Pasuruan yang lebih baik ke depan,” ujar Gus Shobih.
Sementara itu, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Muhammad Zaini, S.Pd., M.Ap., menekankan pentingnya kolaborasi lintas elemen. Ia menyebut keterlibatan masyarakat, terutama generasi muda, menjadi kunci keberhasilan pembangunan daerah.
“Pemuda harus menjadi motor penggerak dalam mempercepat pembangunan. Tanpa kolaborasi dan partisipasi mereka, program yang sudah direncanakan tidak akan berjalan maksimal,” ucap Zaini.
Talkshow JAWARA kali ini dipandu oleh Host Spektrum Achmad Junaidi dengan menghadirkan seniman musik asal Pandaan, Yoyok Flash. Kegiatan tersebut diikuti sekitar 50 peserta dari berbagai unsur, mulai dari pimpinan organisasi kepemudaan (OKP), organisasi mahasiswa, hingga aktivis perempuan.
Dengan suasana santai namun penuh gagasan, forum ini diharapkan menjadi ruang refleksi sekaligus wadah partisipasi publik untuk bersama-sama membangun Kabupaten Pasuruan yang lebih maju. (*)












