MALANG | KORANBANGSA.COM – Pondok Kesehatan Desa (Ponkesdes) Tempursari Kec. Donomulyo Kab. Malang, mengadakan kegiatan pelayanan kesehatan rutin yang disambut antusias oleh warga pada Jumat (1/7/2025) lalu. Kegiatan ini berfokus pada pemantauan kesehatan balita dan lansia, sebagai upaya preventif untuk menjaga kesehatan masyarakat. Pelaksanaan kegiatan ini juga dibantu oleh Mahasiswa KKN-T 01 dari Universitas Islam Raden Rahmat (UNIRA) Malang.
Bidan Niken, menjelaskan, kegiatan yang dilaksanakan pada Jumat, 1 Agustus 2025 ini merupakan agenda rutin yang sangat penting. “Kami ingin memastikan seluruh balita dan lansia di Desa Tempursari mendapatkan layanan kesehatan yang memadai,” ujarnya.
Fokus pada Tumbuh Kembang Balita
Sesi pagi diisi dengan Posyandu balita. Para orang tua mengantarkan anak mereka untuk ditimbang berat badan dan diukur tinggi badannya. Selain itu, beberapa balita juga mendapatkan imunisasi.
“Dengan penimbangan rutin, kami bisa mendeteksi dini jika ada masalah gizi atau pertumbuhan yang terhambat,” kata salah satu kader kesehatan. Balita yang hadir juga mendapatkan Pemberian Makanan Tambahan (PMT) untuk menunjang kebutuhan gizi mereka.
Edukasi dan Skrining Kesehatan untuk Lansia
Pada siang hari, kegiatan dilanjutkan dengan pelayanan kesehatan untuk lansia. Sebanyak puluhan lansia datang untuk mendapatkan pemeriksaan rutin. Para kader dan tenaga kesehatan memeriksa tekanan darah, gula darah, dan berat badan para lansia.
“Pemeriksaan ini sangat membantu untuk memantau kondisi kesehatan kami, terutama bagi yang punya riwayat penyakit,” ujar salah satu lansia yang hadir.
Tidak hanya pemeriksaan, para lansia juga mendapatkan penyuluhan kesehatan dengan topik [judul materi penyuluhan]. Mereka juga diajak melakukan senam ringan bersama untuk menjaga kebugaran fisik.
Tindak Lanjut untuk Kasus Khusus
Dari hasil pemeriksaan, Ponkesdes menemukan beberapa kasus yang perlu perhatian lebih, seperti lansia dengan tekanan darah tinggi dan beberapa balita yang berat badannya kurang.
Sebagai tindak lanjut, Bidan Desa menyatakan akan melakukan kunjungan rumah atau home visit untuk memastikan mereka mendapatkan penanganan yang tepat. “Kami akan terus memantau dan memberikan edukasi agar kondisi kesehatan warga bisa terus terjaga,” tutupnya. (*)












