Berita  

PHK Ancam Buruh, Fraksi PKB Desak Pemerintah untuk Reindustrialisasi

JAKARTA | KORANBANGSA.com – Gelombang PHK yang kian terus mewabah di semua sektor mendapat tanggapan dari banyak kalangan tak terkecuali dari anggota Fraksi PKB DPR RI, Kaisar Abu Hanifah. Mas Kaisar sapaan akrabnya dalam merespon hal ini, mendesak pemerintah bertindak cepat agar gelombang PHK tidak terus berlanjut.

“Kami mendesak pemerintah mengambil langkah konkret dengan melakukan re-industri agar tercipta lapangan kerja baru, sehingga kalangan buruh tidak terus kehilangan mata pencaharian.” tegasnya (07/05/2025)

Solusi reindustrialisasi yang dimaksud adalah untuk menghidupkan kembali atau meningkatkan sektor manufaktur dalam suatu negara, dengan tujuan untuk memperkuat daya saing ekonomi dan meningkatkan kemandirian industri. Meningkatkan daya saing ekonomi nasional, memperkuat kemandirian industri, dan menciptakan lapangan kerja

Beberapa hari sebelumnya Menteri Ketenagakerjaan, Yassierli, mengungkap data terkini pemutusan hubungan kerja (PHK) 2025 di Indonesia. Data itu disampaikan di dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, Senin (5/5/2025).

Dalam data tersebut terungkap jumlah tenaga kerja terdampak PHK, bidang sektor tenaga kerja, dan daftar provinsi paling terdampak. Data ini sejak awal tahun hingga 23 April 2025.

“Tahun 2024 naik dibanding 2023. Data terakhir per April 2025 sudah 24 ribu orang kena PHK, atau sepertiga dari total sepanjang 2024. Dibanding tahun lalu, memang ada peningkatan,” kata Yassierli dalam rapat bersama Komisi IX DPR RI, (Zrt)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *