MALANG | KORANBANGSA.com – Anggota DPRD Provinsi Jawa Timur, Husni Mubarok, S.H, menggelar Sarasehan Ketahanan Pangan bersama para tokoh pemuda Kecamatan Gondanglegi. Kegiatan ini bertempat di Cafe Kabar Baik Kepanjen pada Jum’at (23/5/2025) sore.
Panitia penyelenggara, Asyikin menyebutkan bahwa acara ini diselenggarakan mengingat pentingnya peran pemuda dalam hal ketahanan pangan sebagai upaya keberlanjutan sumber pangan di tengah masyarakat. Oleh karenanya perlu adanya sinergi antara anggota legislatif dengan masyarakat dalam ruang diskusi sebagai sarana edukasi.
“Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian terhadap pentingnya ketahanan pangan di tengah masyarakat serta dorongan untuk melibatkan generasi muda dalam upaya menjaga keberlanjutan sumber pangan lokal. Sarasehan ini menjadi ruang dialog sekaligus sarana edukasi untuk memperkuat sinergi antara masyarakat dan wakil rakyat dalam membangun ketahanan pangan yang mandiri dan berkelanjutan.” ujar asyikin
Sementara itu, dalam penyampaiannya, Husni Mubarok menegaskan bahwa kegiatan seperti ini harus membawa manfaat yang nyata dan langsung dirasakan oleh masyarakat. Tidak cukup hanya menjadi agenda seremonial, tetapi harus mampu menyentuh kebutuhan masyarakat dalam kehidupan sehari-hari, terutama dalam upaya memperkuat cadangan dan distribusi pangan lokal. Selain itu, beliau menekankan pentingnya setiap program atau kegiatan dirancang dengan pendekatan yang terukur, baik dalam bentuk data maupun capaian lapangan. Dengan cara ini, hasil dari setiap pelaksanaan kegiatan dapat dievaluasi dan dijadikan dasar untuk perbaikan di masa yang akan datang.
“Pasca sarasehan, peserta harus membawa manfaat dari kegiatan ini. Manfaat yang nyata yang dapat dirasakan oleh masyarakat, agar tidak hanya menjadi agenda ceremonial atau rutinan tahunan. Setiap agenda sangat penting sekali intuk dirancang sedemikian rupa dengan rancangan yang terukur yang berbasis data dan fakta di lapangan yang nantinya bisa kita jadikan bahan evaluasi.” ungkapnya
Lebih lanjut, Husni juga menggarisbawahi bahwa kegiatan ketahanan pangan seperti ini tidak boleh hanya berhenti di satu wilayah saja. Ia menyampaikan perlunya perluasan kegiatan serupa ke seluruh kecamatan bahkan hingga ke tingkat desa. Tujuannya agar tidak ada satu pun lapisan masyarakat yang tertinggal dan seluruh rakyat memiliki kesempatan yang sama dalam mengakses informasi, pelatihan, dan dukungan yang berkaitan dengan ketahanan pangan. Sarasehan ini diharapkan menjadi titik awal dari gerakan yang lebih besar dan berkelanjutan dalam membangun kesadaran bersama akan pentingnya pangan sebagai pilar utama kehidupan serta mendorong peran aktif masyarakat, khususnya pemuda, dalam menjaga ketersediaan dan keberlanjutan sumber daya pangan lokal.
“Dengan membawa akses manfaat terhadap masyarakat, kami berharap agar tidak berhenti di satu wilayah saja namun manfaatnya harus dirasakan hingga di lapisan masyarakat paling bawah mulai kecamatan hingga desa bahkan Rt Rw atau dusun. Dan pemuda sebagai pilar utama harus berperan aktif dalam menjaga kesediaan dan sumber daya pangan lokal.” pungkas politisi Gerindra ini. (Asik)












