MALANG | KORANBANGSA.COM — Pengurus Komisariat (PK) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Raden Rahmat Cabang Kabupaten Malang, kembali menggelar Pelatihan Kader Dasar (PKD) ke-XIV yang dihadiri langsung oleh Ketua Umum Pengurus Cabang (PC) PMII Kabupaten Malang dan 37 peserta kader PMII dari berbagai wilayah yang ada di Jawa Timur. Acara ini bertajuk “Kaderisasi Bernilai untuk Membentuk Kader Kritis, Progresif, dan Inklusif” yang diadakan di Dinas Koperasi Kabupaten Malang pada hari Jum’at, tanggal 18/07.
Tema ini diambil dengan tujuan agar kader PMII yang mengikuti acara PKD tersebut, bisa menjadi kader yang kritis, progresif, dan inklusif.
Heru Purnomo selaku ketua komisariat PMII Raden Rahmat mengatakan, tema kali ini sesuai dengan kondisi sosial yang ada. Kebanyakan para pemuda memiliki pemikiran bahwa pendidikan tidak bisa merubah nasib seseorang, sehingga banyak sekali yang memutus jenjang pendidikannya hanya di Sekolah Menengah.
“Tema kritis, progresif, dan inklusif sangat relevan dengan kondisi sosial saat ini, mengingat banyak sekali pemuda yang memiliki pemikiran bahwa pendidikan tidak bisa merubah nasib seseorang, sehingga adanya PKD ini nantinya bisa membentuk kader yang berpikir kritis dan menghilangkan kesadaran naif dan magis.” Ucapnya sewaktu sambutan.
Selanjutnya dia juga mengatakan, kesadaran naif dan magis sangat berbahaya bagi kader PMII khususnya dan bagi para pemuda umumnya. Karena ini akan menghambat kesuksesan para kader dalam mencapai cita-citanya.
“Kesadaran naif dan magis sangat berbahaya bagi kader PMII dan pemuda umumnya, karena ini akan menghambat dalam mencapai cita-citanya, mengingat kedua kesadaran tersebut dapat menghilangkan semangat para pemuda untuk bergerak progresif menuju kesuksesan.” Ungkapnya.
Selain itu, Ketua Umum PC PMII Kabupaten Malang, Sahabat Rifqianto berharap dengan adanya PKD ini, nantinya para kader bisa menjadi regenerasi yang mampu bertanggung jawab dalam kaderisasi PMII yang akan datang khususnya dan mampu menjadi kader yang kritis, progresif, dan inklusif.
” Saya berharap kepada sahabat-sahabat sekalian, untuk menyimak dan memperhatikan dengan baik materi yang nantinya disampaikan, sehingga kalian mendapatkan output positif dari PKD kali ini. karena setelah ini, kalian harus mampu menjadi kader yang bisa diandalkan oleh organisasi PMII khususnya dan menjadi kader yang kritis, progresif, dan inklusif. Sebagaimana yang diharapkan oleh negara kita di masa yang akan datang.” Pungkasnya. Jum’at (18/07/2025).












