Mahasiswa KKN STIT Ibnu Sina Kepanjen Gelar Bimbingan Belajar Gratis di Desa Wonosari

Wonosari, Malang | Korangbangsa.com – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STIT) Ibnu Sina Kepanjen melaksanakan kegiatan bimbingan belajar (bimbel) bagi anak-anak di Desa Wonosari, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Malang, pada Selasa, 21 Januari 2026.

Kegiatan bimbel tersebut dilaksanakan di posko KKN STIT Ibnu Sina Kepanjen dan mendapat antusias tinggi dari anak-anak sekolah dasar hingga tingkat menengah. Program ini merupakan bagian dari pengabdian mahasiswa dalam bidang pendidikan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di desa.

Bimbingan belajar difokuskan pada pendampingan mata pelajaran dasar seperti membaca, menulis, berhitung, serta membantu anak-anak mengerjakan tugas sekolah. Mahasiswa KKN juga memberikan metode pembelajaran yang kreatif dan menyenangkan agar anak-anak lebih mudah memahami materi.

Ketua bidang pendidikan Ria sandria menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk membantu anak-anak yang masih mengalami kesulitan belajar, sekaligus menumbuhkan semangat belajar di luar jam sekolah.

“Kami ingin kehadiran KKN ini benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, khususnya anak-anak. Melalui bimbel ini, kami berharap bisa membantu mereka meningkatkan pemahaman pelajaran dan menambah motivasi belajar,” ujarnya.

Orang tua dan warga sekitar menyambut baik kegiatan tersebut. Mereka menilai bimbingan belajar ini sangat membantu, terutama bagi anak-anak yang membutuhkan pendampingan tambahan namun memiliki keterbatasan akses terhadap lembaga bimbingan belajar formal.

Program bimbingan belajar ini direncanakan akan dilaksanakan secara rutin selama masa KKN berlangsung. Selain bimbel, mahasiswa KKN STIT Ibnu Sina Kepanjen juga menyiapkan berbagai program lain di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan sebagai bentuk kontribusi nyata kepada masyarakat Desa Wonosari.

Dengan adanya kegiatan ini, mahasiswa KKN STIT Ibnu Sina Kepanjen berharap dapat memberikan dampak positif serta mempererat hubungan antara mahasiswa dan masyarakat desa.