Jakarta | Koranbangsa.com — Anggota Komisi II DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), H. Ali Ahmad, S.H., memberikan apresiasi tinggi atas capaian satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto. Menurutnya, langkah pemerintah yang menaikkan gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) sebesar 17 persen menunjukkan perhatian serius terhadap kesejahteraan para abdi negara.
Kebijakan tersebut tertuang dalam Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 79 Tahun 2025 tentang Kenaikan Gaji ASN yang ditandatangani Presiden Prabowo pada 30 Juni 2025. Kenaikan ini mulai berlaku efektif Oktober 2025, dengan pencairan rapel dua bulan sekaligus pada November 2025.
“Kenaikan gaji ASN sebesar 17 persen ini bukan sekadar angka, tetapi bentuk nyata penghargaan atas dedikasi mereka dalam melayani masyarakat. Kebijakan ini juga menjadi strategi penting untuk mendorong ASN bekerja lebih fokus, profesional, dan berorientasi pada pelayanan publik,” ujar Ali Ahmad, yang akrab disapa Gus Ali, Senin (20/10/2025).
Menurut legislator asal Malang Raya tersebut, kebijakan ini tidak hanya berdampak positif bagi kesejahteraan ASN, tetapi juga bagi perekonomian nasional secara keseluruhan. Dengan meningkatnya daya beli para aparatur, perputaran ekonomi di daerah juga akan ikut tumbuh.
“Dengan kesejahteraan yang meningkat, ASN akan lebih termotivasi memberikan pelayanan publik yang berkualitas dan transparan. Ini akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap birokrasi,” tambah Gus Ali.
Kenaikan gaji ini mencakup seluruh ASN, termasuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), anggota TNI, dan anggota Polri. Gus Ali menilai langkah pemerintah tersebut merupakan bagian dari penguatan reformasi birokrasi dan stabilitas ekonomi nasional.
“Kami di Komisi II DPR RI mendukung penuh kebijakan Presiden Prabowo. Pemerintah harus memastikan pelaksanaannya berjalan lancar dan tepat sasaran, agar manfaatnya benar-benar dirasakan oleh seluruh aparatur negara dan masyarakat luas,” tegas Gus Ali.
Ia berharap kebijakan pro-aparatur ini menjadi bagian dari komitmen berkelanjutan pemerintah dalam mewujudkan birokrasi yang sejahtera, kuat, dan melayani rakyat dengan hati.












