Madiun | Koranbangsa.com — Satkoryon Barisan Ansor Serbaguna (Banser) Kecamatan Dolopo mengambil langkah preventif untuk menjaga kondusivitas dalam sebuah kegiatan masyarakat yang digelar di Lapangan Desa Doho.
Dalam pengamanan tersebut, Banser menurunkan sejumlah atribut berupa bendera besar milik kelompok pendukung Habib. Tindakan itu dilakukan secara persuasif dengan melibatkan tokoh masyarakat, demi menghindari potensi kesalahpahaman maupun gesekan antar-kelompok.
“Kami bertugas menjaga keamanan acara agar berjalan lancar, damai, dan tertib. Penurunan bendera ini murni langkah antisipasi agar tidak menimbulkan ketegangan,” ujar Ketua Ansor Dolopo, Joko Susilo, di sela-sela kegiatan.
Joko juga menegaskan bahwa langkah ini merupakan bentuk kewaspadaan, terlebih setelah adanya insiden di Tangerang beberapa waktu lalu, di mana sejumlah anggota Banser mengalami intimidasi dan pengeroyokan oleh kelompok tertentu.
“Ansor Banser Dolopo mengecam keras peristiwa tersebut. Karena itu kami di Dolopo harus lebih antisipatif dan persuasif, demi menjaga kedamaian bersama,” imbuhnya.
Proses penurunan atribut berjalan lancar tanpa perlawanan berarti. Setelah melalui dialog singkat dengan pihak terkait, situasi tetap terkendali dan kegiatan masyarakat berlangsung khidmat hingga akhir acara.
Langkah preventif Banser ini mendapat apresiasi dari tokoh masyarakat yang hadir, karena dinilai mampu menjaga keamanan sekaligus memastikan acara tetap kondusif. (*)












