Berita  

Mahasiswa KKN Unira Malang Mengelar Kegiatan Edukasi Pernikahan Dini di SMK Ar-Roudloh

MALANG | KORANBANGSA.COM — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) kelompok 07, Universitas Islam Raden Rahmat (Unira) Malang menggelar kegiatan edukasi pernikahan dini bagi siswa SMK Ar-Roudloh Dsn. Sumberduren, Desa. Sidodadi, Kec. Gedangan, dengan mengusung tema “Masa Depan Ceria Dimulai dari Ilmu, Bukan Sekedar Cinta”. di Aula SMK Ar-Roudloh pada Rabu (27/8/2025) pukul 08.00 WIB.

Sebanyak kurang lebih 40 siswa SMK Ar-Roudloh yang berasal dari kelas 12 mengikuti kegiatan edukasi pernikahan dini yang dislengarakan oleh mahasiswa KKN-T 07 unira malang.
Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa tentang pentingnya menunda pernikahan hingga usia yang matang.

Hal ini sejalan dengan komitmen mahasiswa KKN dalam meningkatkan kesadaran generasi muda terkait risiko pernikahan dini yang masih menjadi persoalan sosial di masyarakat. Suasana edukasi berlangsung interaktif, ditandai dengan antusiasme siswa yang aktif bertanya serta berdiskusi mengenai dampak pernikahan dini terhadap pendidikan dan masa depan mereka.

Kepala Sekolah SMK Ar-Roudloh dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa KKN Unira yang telah hadir dan mengedukasi siswanya.
“Terima kasih kepada teman-teman KKN yang telah mengedukasi siswa di sini. Pernikahan itu sunnah, tetapi kalau kalian masih di usia sekarang, menikah tidak disarankan,” tegasnya.

Sementara itu, ketua pelaksana, Abd Rosid, menambahkan bahwa meskipun pernikahan merupakan ibadah yang dianjurkan, pelaksanaannya di usia dini justru dapat menimbulkan dampak negatif.
“Pernikahan itu adalah salah satu ibadah yang perlu dijalankan. Namun, jika dilakukan secara dini bisa memunculkan dampak yang negatif dari beberapa segi, baik pendidikan, psikologis, maupun sosial,” ujarnya.

Salah satu siswi kelas XI juga menyampaikan kesannya setelah mengikuti acara tersebut. Ia merasa lebih mengerti tentang pentingnya menunda pernikahan dan lebih fokus pada pendidikan.
“Saya jadi sadar kalau menikah muda bisa membuat sekolah terhenti. Lebih baik saya lanjut belajar dulu, supaya bisa punya masa depan yang lebih baik,” ujarnya dengan penuh semangat.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa KKN Unira berharap para siswa semakin memahami bahwa membangun masa depan tidak hanya membutuhkan cinta, tetapi juga ilmu, kesiapan mental, dan kematangan usia. Kolaborasi antara sekolah dan mahasiswa diharapkan mampu mencetak generasi muda yang lebih bijak dalam menentukan langkah hidupnya. (*)